Hubungan Spesial Majikan dan Sopir Berakhir di Penjara, Berawal dari Penolakan Akupuntur

Hubungan spesial antara terdakwa Mohammad Hafi Durahman alias Heri (29) dengan Rita berujung di meja hijau.

Hubungan Spesial Majikan dan Sopir Berakhir di Penjara, Berawal dari Penolakan Akupuntur
Ilustrasi - Ranjang 

TRIBUNJATENG.COM - Hubungan spesial antara terdakwa Mohammad Hafi Durahman alias Heri (29) dengan Rita berujung di meja hijau.

Pasalnya, terdakwa Heri diduga tega melakukan penganiayaan terhadap pacar gelapnya itu. Penyebabnya pun sepele, Heri menolak pengobatan akupuntur yang ditawarkan Rita saat keduanya rebahan di ranjang.

Terungkap hubungan kedua tak hanya soal asmara namun Heri dan Rita juga memiliki hubungan pekerjaan. Heri merupakan anak buah Rita.

Heri adalah sopir, sedangkan Rita adalah majikan alias bos perusahaan otobus (PO).

Terungkap di persidangan Jaksa Triarta, selama ini keduanya telah tinggal satu atap.

Penganiayaan itu terjadi, Kamis 5 September pukul 21.30 Wita.

Saat itu terdakwa baru tiba di rumah, Jalan Taman Ambengan, Jimbaran, Kuta Selatan.

Saat itu saksi korban Rita sudah menunggu di rumah.

Setelah itu terdakwa mandi dan berganti pakaian.

Keduanya pun kemudian makan bersama.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved