Petani Desa Kedunglegok Purbalingga Kembali Hidupkan Lumbung Padi

Dahulu, masyarakat petani biasa memiliki lumbung pangan untuk menyimpan padi atau hasil panen mereka dalam jangka waktu yang lama.

Petani Desa Kedunglegok Purbalingga Kembali Hidupkan Lumbung Padi
IST
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi lepas burung pemakan serangga padi di Desa Kedunglegok Kemangkon 

Peresmian lumbung pangan ditandai pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Dyah Hayuning Pratiwi.

Usai meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat, ia melihat proses penggilingan padi sekaligus melepas 120 burung pemakan ulat dan serangga pengganggu tanaman padi.

Jenis burung yang dilepas ke alam bebas merupakan jenis burung trocokan, prenjak sawah, kutilang dan burung kapasan.

Tiwi berharap, apa yang sudah dilakukan oleh kelompok tani dan masyarakat Kedunglegok membawa manfaat bagi warga setempat.

Lumbung pangan ini diharapkan mampu menampung gabah milik petani untuk menjaga ketersediaan gabah di tingkat petani.

“Kebetulan Desa Kedunglegok mendapat bantuan dari pemerintah pusat sejumlah kurang lebih Rp 475 juta.

Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan Purbalingga,” kata Tiwi.

Di hari sama, Tiwi menyempatkan roadshow UMKM tingkat Kecamatan Kemangkon yang diikuti 20 stan dari 20 desa di wilayah Kecamatan Kemangkon.

Tujuan roadshow UMKM adalah untuk melihat potensi dan geliat masyarakat di Kecamatan Kemangkon, baik geliat ekonomi maupun geliat pembangunan.

Dari beberapa kecamatan yang sudah menggelar roadshow UMKM, Tiwi mengakui kecamatan Kemangkon terbaik diantara kecamatan-kecamatan lain.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved