Wali Kota Yuliyanto : Di Salatiga, Difabel Punya Hak dan Kesempatan yang Sama dengan Masyarakat Lain

Memperingati Hari Difabel Internasional (HDI) tahun 2019 Pemerintah Kota Salatiga menggelar Gebyar Pameran Inklusi selama 2 hari, Selasa-Rabu

Wali Kota Yuliyanto : Di Salatiga, Difabel Punya Hak dan Kesempatan yang Sama dengan Masyarakat Lain
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Walikota Salatiga Yuliyanto saat melihat karya anak penyandang difabel dalam Gebyar Pameran Inklusi di Rumah Dinas Walikota Salatiga, Selasa (3/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Memperingati Hari Difabel Internasional (HDI) tahun 2019 Pemerintah Kota Salatiga menggelar Gebyar Pameran Inklusi selama 2 hari, Selasa-Rabu (3-4/12/2019) di Rumah Dinas Walikota Salatiga.

Walikota Salatiga Yuliyanto saat membuka kegiatan mengatakan keterbatasan fisik diharapkan tidak menjadikan penghalang penyandang difabel dalam berkarya dan meraih prestasi.

Menurutnya, seorang penyandang disabilitas juga dapat hidup dengan mandiri dan memiliki hak serta kesempatan sama dengan masyarakat pada umumnya.

"Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat penyandang disabilitas.

Karena itu mari kita tunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak akan menghalangi seseorang untuk dapat berkarya dan meraih prestasi," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (3/12/2019).

Limbah Cair B3 Dibuang di Brebes Diduga Milik PT RUM, Ganjar Turunkan Tim Cek ke Lapangan

Jambret Bertatto Hati Bersayap Ini Babak Belur Dihajar Warga, Melarikan Diri Apes Temui Jalan Buntu

Pro dan Kontra Rencana Pembangunan Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Tegal

Fraksi PKB Sebut Pemkab Demak Gagal Jalankan Pemerintahan

Menurut politisi Gerindra itu di Kota Salatiga penyandang disabilitas dapat hidup dengan mandiri dan memiliki hak serta kesempatan yang sama dengan masyarakat pada umumnya.

Ia menambahkan kegiatan gebyar dan pameran inklusi pada hari ini yang menampilkan hasil karya anak-anak penyandang difabel ialah bentuk dukungan pemerintah kepada mereka.

Sekaligus sebagai wahana saling memotivasi kalau berkarya meskipun memiliki keterbatasan tetap dapat dilakukan.

"Lewat peringatan hari difabel ini kami ingin menunjukkan bentuk dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang difabel, sekaligus meningkatkan kesadaran semua pihak terhadap persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang difabel,"katanya

Dikatakannya secara khusus Kota Salatiga juga telah mencanangkan sebagai Kota Inklusi sejak tahun 2012.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved