Satgas Waspada Investasi Temukan Lagi 125 Fintech Ilegal

Satgas Waspada Investasi mencatat hingga akhir November lalu menemukan 125 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer (p2p) lending ilegal

Satgas Waspada Investasi Temukan Lagi 125 Fintech Ilegal
shutterstock.com
Fintech 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Satgas Waspada Investasi mencatat hingga akhir November lalu menemukan 125 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer (p2p) lending ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing mengatakan, kegiatan fintech P2P lending ilegal masih banyak beredar lewat website maupun aplikasi, serta penawaran melalui sms.

"Kami meminta masyarakat berhati-hati sebelum melakukan pinjaman secara online dengan melihat apakah aplikasi peer to peer lending itu telah terdaftar di OJK atau belum,” katanya, melalui keterangan persnya, Selasa (3/12).

Sebelumnya pada 7 Oktober 2019, Satgas Waspada Investasi telah menindak 133 entitas fintech p2p lending ilegal, sehingga total entitas fintech P2P lending ilegal yang ditangani sampai dengan November 2019 sebanyak 1.494 entitas.

Sementara itu jika dihitung sejak 2018, total entitas fintech P2P lending ilegal yang sudah ditindak Satgas Waspada Investasi hingga November 2019 sebanyak 1.898 entitas.

Satgas Waspada Investasi juga tercatat menghentikan 182 kegiatan investasi bodong hingga akhir November 2019. Tongam menyatakan, 182 entitas itu berbahaya, karena memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming pemberian imbal hasil yang sangat tinggi dan tidak wajar.

Dari 182 entitas tersebut antara lain tercatat sebanyak 164 melakukan perdagangan forex tanpa izin, delapan investasi money game, dua equity crowdfunding ilegal, dan dua multi level marketing tanpa izin.

Selain itu juga satu perdagangan kebun kurma, satu investasi properti, satu penawaran investasi tabungan, satu penawaran umrah, satu investasi cryptocurrency tanpa izin, dan satu koperasi tanpa izin.

Total investasi bodong yang telah dihentikan Satgas Waspada Investasi selama 2019 sebanyak 444 entitas. Meski demikian, ada satu entitas yang sebelumnya ditindak telah mendapatkan izin usaha, yaitu PT Sinergi Rezeki Ananta.

Tongam berujar, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk 13 kementerian/lembaga.

“Kami mengajak semua anggota satgas untuk semakin aktif bersama-sama melakukan pencegahan maraknya fintech peer to peer lending ilegal dan invetasi ilegal untuk melindungi kepentingan masyarakat,” ucapnya. (Kompas.com/Rina Ayu Larasati)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved