Grab "Mendobrak Sunyi", Merangkul Komunitas Penyandang Disabilitas Untuk Mobilitas Tanpa Batas

Grab "Mendobrak Sunyi", merangkul komunitas penyandang disabilitas untuk menghadirkan mobilitas tanpa batas

Grab
Istimewa
Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia, bersama dengan Mitra Pengemudi Tuli, Mitra Pengemudi GrabGerak, dan Agen Disabilitas GrabKios, dalam perayaan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta. Dalam acara ini, Grab memperkenalkan berbagai upaya baru untuk memastikan platform Grab inklusif dan ramah bagi semua. Grab juga mengumumkan kerja sama dengan PPDI dan JANGKAU 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Merayakan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember, Grab Indonesia memperkenalkan program "Mendobrak Sunyi" yang telah diluncurkan September lalu.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan, sebagai bagian dari komitmen GrabforGood untuk membuat platform Grab lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, Grab menambahkan teks terjemahan (subtitles) pada materi video pendaftaran dan pelatihan bagi mitra pengemudi Tuli.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melatih tim layanan pelanggan Grab dengan kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) dasar, untuk membantu mitra pengemudi Tuli selama proses ini, selain juga meningkatkan kapasitas GrabKios untuk bisa merangkul lebih banyak lagi mitra dari komunitas disabilitas agar memiliki peluang penghasilan tambahan.

Grab juga memperluas layanan GrabGerak, layanan transportasi untuk penumpang dengan kebutuhan mobilitas khusus ke Medan dan Semarang, setelah sebelumnya tersedia di Jakarta dan Yogyakarta sejak 2018.

“Kami percaya bahwa setiap orang harus memiliki akses yang sama untuk mendapatkan peluang terlepas dari latar belakang atau kemampuan mereka. Setelah meluncurkan program Mendobrak Sunyi September lalu, kami juga ingin melayani komunitas disabilitas lain, selain komunitas teman Tuli," kata Neneng, dalam siaran pers yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (4/12/2019).

Menurut Neneng, untuk melengkapi inisiatif-inisiatif ini, Grab juga menjalin kerja sama dengan Jangkau, sebuah platform online nirlaba yang mengumpulkan dana untuk membantu memenuhi kebutuhan aksesibilitas manula dan anak-anak yang memerlukan, serta Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), sebuah organisasi yang memayungi beragam asosiasi sosial disabilitas di Indonesia.

Ada berbagai hal baru yang dihadirkan oleh Grab Indonesia, untuk menjangkau lebih banyak komunitas disabilitas di Indonesia dan menghadirkan mobilitas tanpa batas, di antaranya memastikan kualitas layanan mitra pengemudi Tuli.

Melakukan kerja sama dengan organisasi baru untuk peningkatan kualitas layanan, kerja sama untuk donasi melalui GrabRewards, dan memperluas layanan GrabGerak untuk mobilitas tanpa batas.

"Kami berkomitmen menjadi platform yang inklusif, oleh karena itu kami akan terus berdialog dan berkolaborasi dengan Gerkatin, sebagai mitra asosiasi teman Tuli nasional selama proses peluncuran yaitu pada September lalu, dan sekarang dengan PPDI dan Jangkau, untuk memahami dan membangun solusi yang dapat melayani kebutuhan para teman Tuli, dan komunitas disabilitas lainnya dengan lebih baik," terangnya.

Mewakili Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gufroni Sakaril, menambahkan, kurangnya kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mandiri secara ekonomi, merupakan masalah yang masih dihadapi di Indonesia.

Para penyandang disabilitas masih kesulitan dalam memasuki dunia kerja, karena kurangnya materi komunikasi non-verbal untuk penyandang disabilitas sensorik rungu, tidak adanya akses mobilitas yang memadai di banyak fasilitas umum dan transportasi publik, serta terbatasnya kesempatan kerja yang inklusif.

"Kami mengapresiasi Grab yang telah merangkul penyandang disabilitas ke dalam platform mereka dengan berbagai kesempatan bergabung sebagai mitra, dan dengan mendukung upaya kami melalui kampanye donasi di GrabRewards. Kami percaya ini adalah langkah penting bagi Indonesia untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan toleran," pungkasnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: M Syofri Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved