Liluk Sebut Kekalahan PSIS Karena Pemain Kelelahan, Juga Hilangnya Sosok Banur di Babak Kedua

Selain karena dalam laga tersebut PSIS tak diperkuat Claudir Marini Junior dan Septian David Maulana, juga karena faktor kelelahan.

Liluk Sebut Kekalahan PSIS Karena Pemain Kelelahan, Juga Hilangnya Sosok Banur di Babak Kedua
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Aksi gelandang PSIS Semarang, Bayu Nugroho mendapat kawalan dari bek Persipura Valentino Telaubun dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke 30 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (4/12/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang gagal mewujudkan targetnya memenangkan laga away terakhirnya di Liga 1 musim ini saat bertandang ke markas Persipura Jayapura, Rabu (4/12/2019).

Dalam laga tersebut, PSIS dikalahkan tim Mutiara Hitam dengan skor 2-0.

Dua gol Persipura dicetak Titus Bonai menit ke 8 dan Mahamadou Samassa menit ke 73.

General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto mengatakan, selain karena dalam laga tersebut PSIS tak diperkuat Claudir Marini Junior dan Septian David Maulana, juga karena faktor kelelahan.

"David dan Marini absen, ya tentunya pengaruh."

"Tapi saya lihat keseluruhan anak-anak capek."

"Memang anak-anak kemarin mungkin karena faktor kelelahan makanya kalah," kata Liluk.

Ditambahkan Liluk, kelelahan tersebut karena padatnya jadwal kompetisi.

Untuk itu, dalam empat laga yang masih menanti, Liluk berharap pemain PSIS bisa tampil lebih maksimal.

Sebab semua pertandingan digelar di kandang sendiri.

Halaman
12
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved