Mahkamah Agung Pangkas Hukuman Eks-Mensos Idrus Marham, Basaria Kecewa

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, mengaku kecewa atas putusan Mahkamah Agung (MA)

Mahkamah Agung Pangkas Hukuman Eks-Mensos Idrus Marham, Basaria Kecewa
tribunnews.com
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyatakan, pihaknya akan memfasilitasi pelantikan calon Gubernur Maluku Utara apabila Ahmad Hidayat Mus dinyatakan menang dalam Pilkada. 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, mengaku kecewa atas putusan Mahkamah Agung (MA), yang meringankan vonis terhadap mantan Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham, pada tingkat kasasi. Meski begitu, pihaknya tetap menghormati putusan itu.

"Kalau kita (KPK--Red) ditanya, kita kecewa. Tapi kita harus menghormati apa pun putusan yang dikeluarkan oleh para hakim (MA)," kata Basaria, saat menghadiri Sosialisasi Pajak Online di Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/12).

Dalam putusan kasasi itu, MA memotong masa hukuman Idrus menjadi dua tahun penjara. Sebelumnya, mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu divonis lima tahun penjara di tingkat banding.

"Pada prinsipnya kita tidak mau intervensi. Walaupun kita mau jujur kita kecewa, tapi kita harus menghormati putusan yang mereka keluarkan," kata Basaria.

Idrus Marham terjerat kasus suap terkait proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

MA menjatuhkan pidana kepada Idrus dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Pada pengadilan tingkat pertama, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara. Idrus yang pernah menjadi Menteri Sosial itu juga diwajibkan membayar denda Rp 150 juta subsider dua bulan kurungan.

Kemudian, pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat hukuman Idrus Marham menjadi lima tahun penjara. Dia juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan.

Apresiasi

Dalam kesempatan terpisah, penasihat hukum Idrus, Samsul Huda, mengapresiasi putusan MA yang mengabulkan kasasi kliennya dengan mengurangi hukuman menjadi dua tahun penjara.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved