Breaking News:

Rayakan Ultah Pernikahan ke-22 dengan Tia Hari Ini, Wali Kota Hendi Justru Sebut yang ke-31

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) bersama istri tercintanya, Krisseptiana (Tia), merayakan ulang tahun ke-22 pernikahan mereka pada Kamis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) bersama istri tercintanya, Krisseptiana (Tia), merayakan ulang tahun ke-22 pernikahan mereka pada Kamis (5/12/2019) hari ini.

Momen tersebut berlokasi di kediaman pribadi Hendi sendiri di wilayah Lempongsari.

Tampak ratusan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menghadiri perayaan tersebut.

Terlihat juga nasi tumpeng dan kue ulang tahun berwarna merah meda dengan lilin dan tulisan Bp Hendi (love) Ibu Ita untuk pasangan tersebut.

“Kami sudah melangsungkan pernikahan kalau dihitung dari 1997 berarti sudah tahun ke-22 ini, namun hitungan persisnya adalah 31,” ungkap Hendi saat sambutan.

Para pengunjung kemudian tampak sedikit kebingungan mendengar pernyataan orang nomor wahid di Kota Semarang tersebut.

Bupati Wihaji : Bosda di Batang Tertinggi di Jateng, Jadi Rujukan Daerah Lain

Asik, Wisatawan Bisa Jalan-jalan Pakai Motor Listrik di Kota Lama Semarang

Siswa SMK Muhammadiyah Kesesi Pekalongan Ciptakan Robot Tempat Sampah, Punya Sensor Pemindai

Bupati Mirna Tetapkan Kecamatan Sukorejo dan Patean Sebagai Wilayah Penghasil Minyak Atsiri

“Karena saya pacaran sama Tia itu tahun 1988,” imbuh Hendi sambil diikuti tawa orang-orang di sana.

Tia pun tampak hanya tersenyum tersipu-sipu.

“Berarti udah lebih dari tahun perak ya, antara perak dan emas,” tutur Hendi lagi sambil memandangi Tia.

“Terimakasih sudah datang mendoakan dan mengucapkan, mudah-mudahan yang jomblo segera mendapatkan pasangannya,” ucap Hendi kembali diikuti tawa penonton.

Selain acara tersebut, Hendi mengatakan bahwa ia juga akan menggelar sebuah acara serupa di Rumah Dinas Walikota Semarang pada besok malam.

Ia mengatakan jumlah pengunjungnya bakal lebih banyak.

Ditambah lagi, pertemuan tersebut dikatakannya akan berisi diskusi dalam forum yang membahas tentang radikalisme di Kota Semarang.

“Menurut saya ini penting, terutama bagi para lurah dan camat di masing-masing daerah untuk mengawal warganya terutama anak-anak sekolah,” tegas Hendi.

“Maka besok masing-masing harus sudah bawa data dan materi untuk saya tanyakan,” pungkasnya. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved