Breaking News:

Waspada Makanan Berbahan Berbahaya saat Natal dan Tahun Baru, Pemprov Jateng Turunkan Tim Pengawas

"Jangan terjebak harga murah. Beli makanan dengan harga wajar dan kualitas tetap terjaga...

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
Kompas TV
Ilustrasi mi berformalin 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (nataru), kebutuhan pokok biasanya terjadi peningkatan.

Peluang ini, kerap dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dengan menjajakan barang yang tidak layak dikonsumsi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Agus Wariyanto, mewanti-wanti masyarakat agar tidak membeli makanan dengan harga murah tanpa memperhatikan kualitasnya.

"Jangan terjebak harga murah. Beli makanan dengan harga wajar dan kualitas tetap terjaga.

Karena ada momen Natal dan Tahun Baru, ada permintaan naik tapi kualitas tidak diperhatikan," kata Agus, Kamis (5/12/2019).

Yang harus diperhatikan saat hari besar keagamaan itu yakni keamanan pangan.

Menurutnya, bahan berbahaya kerap dicampurkan ke makanan untuk mengecilkan ongkos produksi.

Agus menerangkan bahan berbahaya yang kerap dicampur ke makanan yakni formalin.

Bahan tambahan makanan untuk pengawet itu kerap dicampur dengan bahan untuk membuat tahu, mie, dan sebagainya.

"Padahal, formalin kerap digunakan untuk mengawetkan mayat, dan peruntukan di industri kayu, tekstil, dan lem," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved