148 Ribu Pohon Durian Produktif di Jateng, Awignam : Akan Kami Tambah Lagi

Pemprov Jateng buka peluang lebar untuk investor di bidang perkebunan tanaman buah.

148 Ribu Pohon Durian Produktif di Jateng, Awignam : Akan Kami Tambah Lagi
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Seorang petani durian asal Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, menunjukan durian jenis montong yang akan dipanen beberapa pekan mendatang, Jumat (6/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng buka peluang lebar untuk investor di bidang perkebunan tanaman buah.

Termasuk buah durian yang menjadi primadona di pasar buah Indonesia.

Bahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Peovinsi Jateng, berupaya memperbanyak populasi tanaman durian dengan cara pembagian bibit durian.

Awignam Astu Kabid Holtikultura, Distanbun Jateng menyebutkan, tak menutup kemungkinan hasil panen durian dilirik oleh investor.

“Meski belum sebanyak investasi di bidang industri, namun tak menutup kemungkinan durian dilirik oleh para investor,” jelasnya, Jumat (6/12/2019).

Dipaparkannya hasil produksi tanaman durian di Jateng hingga triwulan III 2019 mencapai 145 ribu ton.

Menteri Agraria Sebut di Tahun 2019 Pemerintah Target Terbitkan 10 Juta Sertifikat Tanah

Soal Bentrok di Dekat Kantor PC NU Solo, Humas DSKS : Kami Tidak Tahu Duduk Perkara

Dedy Endriyatno : Pelemparan Narkoba ke Dalam Lapas Sragen Sering Terjadi, Kebanyakan dari Utara

Pernah Tersandung Kasus Korupsi, Eks Ketua DPRD Jateng Ini Percaya Diri Maju Pilkada Kendal

“Kalau mengacu pada hasil tentunya banyak yang tertarik untuk menanamkan modal di perkebunan durian,” ucapnya.

Dilanjutkannya, luasan perkebunan durian di Jateng juga meningkat setiap tahunya.

Hal itu ditunjukkan dari data populasi tanaman durian produktif.

“Data terakhir kami pada triwulan II 2019 ada 148 ribu tanaman durian produktif di Jateng, dan kami berusaha menambah jumlahnya,” katanya.

Terkait investor, menurut Awignam, mulai banyak yang melirik untuk menanamkan modalnya untuk bisnis durian.

“Kalau menurut kami boleh-boleh saja, dan pemerintah mendukung dengan tujuan meningkatkan buah lokal hingga pasar luar negeri,” tambahnya.

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved