Durian Montong Kota Semarang Makin Menggiurkan, Tiap Masa Panen Bisa Capai Rp 2 Miliar

Perputaran uang dari hasil perkebunan durian di Kota Semarang tak khayal bisa mencapai Rp 1,1 miliar hingga Rp 2,2 miliar setiap kali masa panen.

Durian Montong Kota Semarang Makin Menggiurkan, Tiap Masa Panen Bisa Capai Rp 2 Miliar
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Seorang petani durian montong asal Gunung Pati Kota Semarang, yang tergabung dalam Gapoktan Durian Gunung Pati I, menunjukan buah durian yang akan dipanen beberapa pekan mendatang, Jumat (6/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mengacu pada hasil panen tahun lalu yang mencapai 14,6 ribu ton, bisnis perkebunan durian montong dinyatakan petani di Kota Semarang masih menggairahkan untuk beberapa tahun ke depan.

Pasalnya, pasar durian montong tak pernah lesu.

Hasil penen selalu meningkat setiap tahunnya.

Adapun total petani durian montong di Kota Semarang mencapai 679 orang durian orang.

Dimana mereka tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Durian Gunungpati I.

Pada puncak musim panen durian yang berlangsung pada Desember 2019 hingga Maret 2020, Gapoktan itu bisa memasok 1 hingga 2 ton durian dalam satu pekan ke beberapa daerah di Indonesia.

Dengan harga per kilogram mencapai Rp 70 ribu, perputaran uang dari hasil perkebunan durian di Kota Semarang tak khayal bisa mencapai Rp 1,1 miliar hingga Rp 2,2 miliar setiap kali masa panen.

Berkaitan dengan hal itu, Tumidiarso, Ketua Gapoktan Durian Gunungpati I, memprediksi progres bisnis perkebunan durian masih potensial.

“10 tahun terakhir harga durian belum ada penurunan, bahkan menunjukan peningkatan setiap tahunnya,” jelasnya, Jumat (6/12/2019).

Dilanjutkannya, memasuki awal masa panen hingga akhir, petani durian dari Kota Semarang bisa memasok 1 hingga 2 ton durian ke beberapa daerah setiap pekan.

“Kalau perputaran uangnya bisa dihitung."

"Karena setiap pekan tembus 1 ton lebih dengan harga Rp 70 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Dijelaskannya, para pemilik modal juga mulai melirik bisnis perkebunan durian yang ada di Kota Semarang, khususnya wilayah Kecamatan Gunungpati.

“Karena hasilnya selalu baik, banyak investor yang datang lima tahun terakhir ini."

"Tak jarang mereka membeli 1 sampai 2 hektare. Bahkan sampai 5 hektare untuk investasi perkebunan durian di Kecamatan Gunungpati,” ucapnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved