Aturan Kemenhub Pemasangan Perisai Truk Antisipasi Tabrak Belakang, Aptrindo Jateng DIY: Kami Setuju

Kemenhub berencana membuat aturan yang mewajibkan pemasangan perisai belakang truk atau rear protection.

Aturan Kemenhub Pemasangan Perisai Truk Antisipasi Tabrak Belakang, Aptrindo Jateng DIY: Kami Setuju
istimewa
Ilustrasi: Mobil ambulans yang mengantarkan jenazah mengalami kecelakaan menghantam bagian belakang truk 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kemenhub berencana membuat aturan yang mewajibkan pemasangan perisai belakang truk atau rear protection.

Langkah ini akan diterapkan, mengacu kecelakaan lalu lintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang menewaskan enam orang, beberapa waktu lalu.

Sejumlah kecelakaan di tol didominasi kasus tabrak belakang.

Fatalnya, mobil yang lebih kecil saat tabrak truk dari belakang, seringnya masuk kolong truk.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY, Bambang Widjanarko, tak menampik kasus kecelakaan tabrak belakang sering terjadi.

"Kasus kecelakaan tabrak belakang sebagian besar terjadi karena human error."

"Akibat pengemudi mengalami kelelahan, mengantuk dan mengalami micro sleep."

"Jarang sekali yang terjadi akibat kendaraan rem blong, ban selip atau ban meledak," kata Bambang, Minggu (8/12/2019).

Aptrindo Jateng Dukung Razia Truk Odol Demi Keawetan Armada

Pemasangan perisai pelindung kolong truk, kata dia, juga sudah diimbau Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, kepada pemilik truk.

Data dari KNKT, rata-rata terdapat 35 kasus kecelakaan tabrak belakang setiap bulannya yang terjadi di Cipali.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved