Ada Nama Bambang Nurdiansyah PSIS di Skuat Timnas Indonesia Peraih Medali Emas Sea Games 1991

Ada nama pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah di skuat peraih medali emas SEA Games 1991.

Ada Nama Bambang Nurdiansyah PSIS di Skuat Timnas Indonesia Peraih Medali Emas Sea Games 1991
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Bambang Nurdiansyah 

Pertama, gawang Van Toan dibobol pemain timnas U-23 Laos, Kaharn Petsivilay pada laga kedua fase Grup B.

Untungnya, Vietnam saat itu mampu menang 6-1, sedangkan gol Laos tercipta setelah mereka unggul 2-0.

Kedua, Van Toan kebobolan dua gol cepat saat laga pamungkas Grup B kontra timnas U-23 Thailand.

Supachai Jaided dan Suphanat Mueanta dalam waktu lima menit mengoyak jala Vietnam yang dikawal Van Toan.

Untungnya, laga berakhir imbang 2-2 dan Vietnam lolos sebagai juara Grup B bersama Indonesia ke semifinal.

Ketika ditanya siapa penjaga gawang utama yang akan berada di pertandingan final ini, Park Hang-seo sangat pandai memberikan jawaban.

Walau, si penanya menjelaskan soal kesalahan anak asuhnya selama penyisihan grup.

“Saya tidak disarankan untuk berbicara tentang pemain setelah melakukan kesalahan atau saat menerima bola yang bagus,” ujar Hang-seo.

”Saya hanya yakin bahwa semua pemain siap 100% untuk pertandingan berikutnya,” tuturnya seperti dikutip BolaSport.com dari Bongda24.

Secara terbuka, sang pelatih menunjukkan bahwa dia tidak ingin anak asuhnya mengalami tekanan psikologis menuju laga final.

Nazar Indra Sjafri

Timnas U-23 Indonesia akan bertemu Vietnam dalam partai final SEA Games 2019 untuk cabor sepak bola putra di Stadion Rizal Memorial, Manila, pada Selasa (10/12/109).

Indra Sjafri memiliki satu nazar andai timnas U-23 Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas di ajang SEA Games 2019.

Dalam pers konferensi jelang laga, Indra Sjafri menyoroti kondisi dua tim yang sama-sama telah lama tak meraih medali emas di cabor sepak bola putra SEA Games.

Indonesia terakhir kali meraih medali emas di ajang SEA Games adalah pada tahun 1991.

Sedangkan Vietnam belum pernah mempersembahkan medali emas dari cabor sepak bola putra sepanjang keikutsertaannya dalam SEA Games.

The Golden Star sebenarnya pernah meraih emas di SEA Games, namun masih dengan nama Vietnam Selatan yakni pada SEA Games 1959.

Menurut Indra, latar belakang ini membuat laga final besok akan semakin menarik.

"Indonesia tidak meraih medali emas sejak 1991 jadi 28 tahun. Dan saya dengar, Vietnam juga sudah lama sekali tidak meraih medali emas. Maka seperti yang saya bilang, pertandingan akan menjadi menarik," ujar Indra.

Lebih lanjut Indra berharap bahwa laga final SEA Games 2019 esok berjalan menarik dan menghibur.

"Pertandingan besok menjadi pertandingan yang sangat ditunggu oleh 270 juta penduduk Indonesia dan juga masyarakat Vietnam. Saya harap laga esok bisa menghibur dan berjalan baik."

"Tentu sepak bola bukan hanya bicara soal menang dan kalah, tetapi mudah-mudahan pertandingan besok bisa membawa dampak pada persahabatan dua negara Indonesia dan Vietnam," tambahnya.

Andai Indonesia berhasil menyabet emas di SEA Games 2019, Indra Sjafri punya satu nazar yang ingin diwujudkannya.

Mantan pelatih Bali United itu mengaku ingin mengunjungi makam orang tuanya lantaran saat berangkat ke Manila, ia belum sempat mengunjunginya untuk berpamitan.

"Kemarin saya belum sempat (mengunjungi makam orang tua). Seharusnya saya melakukan itu sebelum berangkat ke sini. Tetapi karena padatnya jadwal, saya tidak sempat pamit ke makam orang tua saya."

"Nazar nanti, hal pertama yang dilakukan saat pulang dengan emas, saya antarkan medali emas itu ke makam orang tua saya," kata Indra.

Sebelumnya, Indra Sjafri juga menjelaskan kondisi para pemainnya jelang laga melawan Vietnam di partai puncak.

"Alhamdulillah 20 pemain semua siap. Tidak ada yang tidak fit, fit semua. Kita sudah siap untuk pertandingan besok malam pukul 20.00," ujar Indra.

Pernyataan Indra Sjafri ini sekaligus memberi kabar positif terkait kondisi kebugaran pemain timnas U-23 Indonesia.

Sebelumnya, pada laga semifinal melawan Myanmar, beberapa pemain mengalami cedera hingga merasakan kram jelang akhir laga seperti Osvaldo Haay dan Egy Maulana Vikri.

Indra Sjafri juga menyinggung prediksinya soal final SEA Games 2019 yang menjadi kenyataan.

Indra memang pernah menyatakan prediksi bahwa Indonesia akan menantang Vietnam sekali lagi dan hal itu terjadi di final, pasca Garuda Muda takluk 1-2 dari Vietnam di fase grup SEA Games 2019.

"Sudah ditakdirkan tuhan. Jadi permintaan saya dikabulkan, tinggal bagaimana (kita) berjuang nanti. Takdir baik untuk kita atau untuk mereka (Vietnam)."

"Dua pilihan di dunia ini, kita juara atau mereka yang juara. Niat baik bismillah usaha yang keras dan doa, dibantu juga (doa) masyarakat di tanah air," ujar Indra.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved