Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan KA Kaligung Tabrak Yaris di Kendal, Korban Hendak Hadiri Rapat Pajak Daerah

Mobil Yaris bernopol H 8740 BM tertabrak KA Kaligung jurusan Cirebon-Poncol di perlintasan sebidang tanpa pintu Srogo, Desa Sidorejo Brangsong pada

Tayang:
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Mobil Yaris bernopol H 8740 BM tertabrak KA Kaligung jurusan Cirebon-Poncol di perlintasan sebidang tanpa pintu Srogo, Desa Sidorejo Brangsong pada Senin (9/12/2019) pukul 12.30.

Kereta api yang memilik nomor loko CC 2018333 itu menabrak Toyota yaris itu hingga terseret hingga hampir satu kilometer jauhnya dari lokasi kejadian.

Mobil yang dikendarai oleh Rohani (58), warga Dusun Grogol, Desa Magelung itu melintas dari arah Selatan menuju Selatan.

Ia mengendarai tidak sendirian melainkan saat itu dirinya ditemani oleh istrinya yakni Rikanah (56).

Di saat bersamaan kereta api tersebut melaju kencang dari arah barat menuju timur.

Kereta api itu di kendarai oleh masinis bernama Bahri Mubarok.

Akibat kejadian itu, mobil yaris merah tersebut ringsek di bagian kiri.

Dua penumpang mobil itu tewas seketika di dalam mobil tersebut.

Proses evakuasi korban membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pasalnya kedua jenazah korban terjepit oleh badan mobil.

Mobil juga terjepit dengan bagian depan lokomotif sehingga proses evakuasi harus didahului dengan mengeluarkan badan mobil dari jepitan bagian depan lokomotif.

Jenazah berhasil dievakuasi dari mobil nahas tersebut setelah pihak kepolisian melibatkan Pemadam Kebakaran Kendal dan Basarnas Semarang.

Jenazah korban dievakuasi dengan cara memotong bagian mobil yang menjepit jenazah korban.

Kanit laka Satlantas Polres Kendal Ipda Deddy Mulyono mengatakan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh pengemudi yang kurang memperhatikan situasi rel kereta api sebelum melintas.

Pengemudi tidak mengetahui bahwa kereta api sudah dekat dengan perlintasan sehingga mobil itu masuk ke dalam jalur kereta dan terjadi kecelakaan tersebut.

"Dua korban tewas seketika.

Proses evakuasi kami melibatkan pihak terkait seperti Basarnas dan Damkar karena jenazah korban terjepit badan mobil," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini jenazah korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soewondo.

Dari data yang dihimpun bahwa Rohani merupakan perangkat desa di Desa Magelung Kaliwungu Selatan.

Rekan korban yakni Farid mengatakan bahwa korban saat itu hendak menuju Kantor Bakeuda Kendal.

Ia pergi untuk ikut rapat terkait pajak daerah.

"Ia masih kerabat saya.

Sebelum berangkat dirinya pamit mau ke kantor Bakeuda," terangnya.

*Mobil berhenti di tengah rel*

Terpisah, seorang saksi kejadian tersebut, Kiswati mengatakan bahwa mobil itu sempat berhenti di atas rel yang dilintasi oleh kereta api.

Diduga mobil tersebut mengalami mogok saat berada di atas rel sebelum tertabrak kereta.

Ia menceritakan bahwa mobil tersebut sempat membunyikan klakson beberapa kali sebelum kereta api menabrak mobil yang dikendarai oleh Rohani itu.

"Mobil itu membunyikan klakson beberapa kali.

Mungkin buat minta tolong," ujarnya.

Saat mendengar klason dirinya langsung mengecek ke arah rel kereta api.

Ia melihat jarak mobil dengan kereta api sudah dekat sehingga benturan tidak terhindarkan.

"Saya lihat mobil itu langsung tertabrak.

Anak saya juga melihat langsung kejadian itu dan bertanya 'Bu itu mobil kok nempel dengan kereta ya?', pungkasnya. (dap)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved