Ketahuan Selingkuh, Warga Tuntut Carik dan Kasi Pemerintahan Desa Bantal Mundur, Kades Malah Pingsan

Kepala Desa (Kades) Bantal Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Suparman pingsan saat tahu warga mendatangi kantornya pada Senin (8/12/2019) siang.

IST
Kepala Desa (Kades) Bantal Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Suparman pingsan saat tahu warga mendatangi kantornya pada Senin (8/12/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Desa (Kades) Bantal Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Suparman pingsan saat tahu warga mendatangi kantornya pada Senin (8/12/2019) siang.

Suparman pingsan sebelum sempat menemui warga yang berdemo di depan kantornya.

Warga menuntut penindakan tegas bagi Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan Desa Bantal yang berselingkuh.

Menurut keterangan Adi Yusuf Nugroho (37), warga Desa Bantal, warga menuntut adanya keputusan karena permasalahan perselingkuhan antara Sekdes Bantal M Sukron dan Kasie Pemerintahan Bantal Roussullaini sudah berjalan lebih dari sebulan dan belum ada keputusan dari pihak Kades.

"Awalnya sudah dilakukan pertemuan antara Kades, perangkat desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa, red), dan tokoh masyarakat pada Selasa (5/11/2019) di Warung Makan Karebet Salatiga.

Hasilnya yang bersangkutan diminta mundur dari jabatan atau mengundurkan diri karena alasan norma kesusilaan, etika, hukum, dan adar di Desa Bantal karena sebagai priyayi di masyarakat dianggap gagal menjadi panutan masyarakat," terangnya.

Rumah Sakit Minta Jatah 5 Persen dari Total Penjualan, Imam Sebut Omset Bisnis Alkes Terus Menurun

15 Kali Sukses Mencuri, Aksi Hartanto Terhenti saat Tertangkap Basah Warga dan Bhabinkamtibmas

Diduga Hernia Tak Kunjung Sembuh, Rusmo Gorok Lehernya Sendiri Pakai Sabit

Pohon Jengkol Setinggi 8 Meter Rubuh Timpa Rumah Samudi di Purbalingga

Adi menjelaskan demo ini dipicu oleh tertangkapnya Sukron dan Roussullaini oleh adik kandung Rous bernama Rohmatun di Hotel Ungaran Cantik kamar nomor 101 pada Kamis (31/10/2019) sekitar pukul 12.00.

Rohmatun menghubungi perangkat Desa Bantal untuk datang ke Ungaran agar menyelesaikan dan menasihati keduanya.

Pasalnya, ketika terpergok berada di hotel berdua, keduanya menampik tuduhan melakukan hubungan seksual, namun karena mengantarkan Rous yang mengeluh tidak enak badan.

Karena tak ingin terjadi kehebohan di hotel, Sukron dan Rous mengajak ke Warung Makan Lombok Ijo Ungaran untuk klarifikasi pada perangkat desa yang datang.

Halaman
1234
Penulis: amanda rizqyana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved