Polri Minta Tambahan Waktu Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan

Tenggat waktu yang diberikan Presiden Joko Widodo yakni sampai awal Desember ini tak dapat dipenuhi.

Polri Minta Tambahan Waktu Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal kepada wartawan usai mendampingi Kapolri Idham Aziz menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Polri meminta waktu tambahan untuk bekerja mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Tenggat waktu yang diberikan Presiden Joko Widodo yakni sampai awal Desember ini tak dapat dipenuhi.

Sampai sore ini, Polri belum berhasil mengungkap pelaku penyerangan.

Namun, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal memastikan kasus yang sudah terjadi sejak 2017 silam ini akan terungkap dalam waktu dekat.

"Sore ini saya sampaikan. Ini masalah waktu, dan waktu ini tidak akan berapa lama lagi," kata Iqbal usai mendampingi Kapolri Idham Azis bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019) petang.

"Kami sangat optimistis untuk segera menyelesaikan kasus ini. Tidak berapa lama lagi," ujar Iqbal.

Kendati demikian, saat ditanya kapan waktu pastinya kasus ini akan terungkap, Iqbal tak memberi jawaban pasti.

Ia hanya menegaskan pengungkapan kasus ini tak akan memakan waktu sampai berbulan-bulan.

"Tidak akan berapa lama lagi, Insya Allah tidak akan sampai berbulan-bulan. Dalam waktu dekat," kata dia.

Iqbal kembali mengungkapkan tim penyidik sudah mempunyai petunjuk yang signifikan untuk mengungkap kasus ini.

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved