Sudah Tak Kemarau, Kenali Model, Bahan, dan Harga Jas Hujan yang Cocok Untuk Anda
Memasuki musim hujan, jas hujan mulai banyak diburu. Tidak mengherankan jika barang yang satu ini banyak dijual mulai di toko khusus jas hujan hingga
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memasuki musim hujan, jas hujan mulai banyak diburu.
Tidak mengherankan jika barang yang satu ini banyak dijual mulai di toko khusus jas hujan hingga di toko-toko pakaian.
Seperti yang terlihat di jalan Kauman, Semarang, Senin (9/12/2019).
Di sepanjang jalan kawasan Masjid Agung Semarang tersebut, beraneka ragam jas hujan terpajang di toko-toko itu.
Tribunjateng.com pun lantas menghampiri beberapa toko untuk menanyakan jas hujan yang dijual itu.
Seorang karyawan di salah satu toko, Lilis pun menjelaskan jas hujan itu mulai dari bahan, model, harga hingga cara perawatannya.
• Wacana Hapus Ujian Nasional, PGRI Jateng : Kompetensi Anak Tak Bisa Diukur Angka
• Di Hadapan Jamaah Lajnah Thoriqoh Muslimat Wathonah, Bupati Asip Ajak Jaga Kebersihan Lingkungan
• Kecelakaan KA Kaligung Tabrak Yaris di Kendal, Korban Hendak Hadiri Rapat Pajak Daerah
• Warga Cikuya Brebes Protes Aktivitas Tambang Galian C Gunung Bendera, Ratim Sebut Izin di Provinsi
Mulai dari bahan, kata Lilis, ada tiga varian bahan yang dijual di tokonya.
Pertama yakni jas hujan berbahan parasut, kedua berbahan semi karet, dan ketiga berbahan semiplastik.
Bahan-bahan ini telah menjadi beraneka model jas hujan mulai dari model kelelawar, setelan (atasan dan bawahan), hingga gamis.
"Untuk yang model setelan ada yang celana dan ada yang rok.
Kebetulan yang rok sedang tidak tersedia.
Kalau untuk yang model baru itu kelelawar yang ada lengannya," kata dia.
Dari beraneka model itu, kata dia, memiliki fungsi masing-masing.
Dijelaskan, ada jas hujan sauna.
Biasanya, jas hujan ini dipakai untuk olah raga.