Angka Perceraian di Kendal Capai 2679 Kasus, Didominasi Usia Produktif

Artinya dari sepanjang Januari sampai November, sebanyak 2679 wanita di Kabupaten Kendal resmi menjadi janda.

Angka Perceraian di Kendal Capai 2679 Kasus, Didominasi Usia Produktif
net
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Angka perceraian di Kabupaten Kendal cukup tinggi. Pada tahun 2019 ini yakni dari Januari sampai November, Pengadilan Agama Kelas 1A Kendal telah memutuskan 2.679 kasus perceraian.

Artinya dari sepanjang Januari sampai November, sebanyak 2679 wanita di Kabupaten Kendal resmi menjadi janda.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka perceraian pada tahun 2019 ini mengalami peningkatan.

Dari data yang dihimpun, tercatat angka peceraian yang telah diputuskan oleh Pengadilan Agama Kelas 1A Kendal sepanjang tahun 2018 lalu mencapai 2.609 kasus perceraian.

Wakil Ketua Panitera Pengadilan Agama Kendal, Muchammad Muchlis mengatakan bahwa dari total perceraian yang telah diputuskan, sebagian besar yakni permohonan cerai dari pihak wanita.

Para kaum wanita lebih banyak melakukan pengajuan gugatan cerai pernikahannya kepada pihaknya.

"Kami sudah putuskan perkara perceraian sebanyak 2.679 dari perkara yang diterima sebanyak 2.850 kasus perceraian. 765 diantaranya yakni cerai talak dan 2.085 diantarnya cerai gugat," tuturnya (10/12)

Muchlis mengatakan bahwa perceraian didominasi oleh para pasangan yang berusia produktif.

Menurutnya mereka yang mengajukan cerai dikarenakan perselisihan dan pertengkaran antara suami dan istri yang telah terjadi cukup lama.

Sehingga mereka berdua memilih untuk bercerai dari pada memperbaiki hubungan pernikahan kedua belah pihak.

"Faktor utamanya penyebab perceraian yakni perselisihan yang cukup lama, selanjutnya yakni salah satu pihak ditinggal pergi oleh salah satu pihak, dan permasalahan ekonomi, sedangkan KDRT kasusnya cukup kecil " pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved