Minimal Nikah 19 Tahun, Pengajuan Dispensasi Nikah di Pekalongan Naik

Revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang pernikahan telah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Minimal Nikah 19 Tahun, Pengajuan Dispensasi Nikah di Pekalongan Naik
ISTIMEWA
ilustrasi pernikahan 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan telah disahkan DPR RI.

Batas usia minimal menikah 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan.

Sebelumnya, batas minimal menikah 19 tahun untuk laki-laki, dan 16 tahun untuk perempuan.

Perubahan itu berdampak pada meningkatnya permohonan dispensasi kawin.

Di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dispensasi nikah pada tahun 2019 meningkat pasca UU Perkawinan disahkan.

Panitera Hukum Muda Pengadailan Agama Kelas 1B Kajen, Aristyawan mengatakan sejak Januari hingga November 2019 sudah ada 85 permohonan dispensasi kawin.

"Tahun 2018, ada 59 dispensasi kawin."

"Terus disahkan UU Perkawinan, pada tahun 2019 ini ada peningkatan dispensasi kawin," kata Aristyawan, Rabu, (11/12/2019).

Video 1.576 Perempuan Gugat Cerai Suami di Pekalongan

Menurutnya, dispensasi kawin ini untuk perkawinan yang calon mempelai laki-laki ataupun perempuannya masih di bawah umur.

"Sedangkan, faktor pemohon mengajukan dispensasi yang tahu hanya mejelis hakim yang menangani masalah itu," ungkapnya.

Menurut Aris dispensasi kawin bagi para pihak yang akan menikah, mengajukan permohonan nikah ke KUA ditolak karena umurnya kurang.

Oleh karena itu, para pihak ini baru mengajukan dispensasi ke PA.

"PA hanya menerima perkara yang masuk, kita periksa, diadili, dan diputus."

"Tidak hanya itu, PA sifatnya pengadilan, sehingga jika ada perkara yang masuk akan ditangani. Hasil dari putusan pengadilan itu," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved