Pemprov Jateng dan Gojek Berkolaborasi Wujudkan Smart Province, Seperti Apa?

Gojek bersama Pemprov Jateng Kerjasama kembangkan UMKM, pemanfaatan ekonomi digital dalam pelaksanaan pembangunan dan informasi pelayanan publik.

Pemprov Jateng dan Gojek Berkolaborasi Wujudkan Smart Province, Seperti Apa?
Tribun Jateng/ Mamdukh Adi
Pj Sekda Jateng, Herru Setiadhie (kedua kanan) menerima cindera mata dari Gojek Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Gojek terus mengembangkan penetrasi dalam layanan ekonomi digital.

Berawal dari ide Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gojek pun tertantang merealisasikan Jateng sebagai smart province atau provinsi cerdas. Nota kesapahaman atau MoU ditandatangani dua instansi itu pada Rabu (11/12/2019).

Perjanjian selama 12 bulan ke depan untuk mengembangkan UMKM, pemanfaatan ekonomi digital dalam pelaksanaan pembangunan dan informasi pelayanan publik di provinsi ini.

"Kesepahaman ini sebagai komitmen untuk menghadirkan layanan mudah, murah dan cepat. Gojek dengan ekosistem lengkap dan solusi pembayaran non-tunai diharapkan dapat membantu merealisasikan Jateng sebagai provinsi cerdas yang mengikuti perkembangan zaman di era digitalisasi," ujar Ganjar.

Head of Sales GoPay, Arno Tse, menuturkan dengan teknologi dari Gojek diharapkan dapat memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat Jateng.

"Kolaborasi ini bisa membantu masyarakat dan seluruh mitra ekosistem Gojek, seperti mitra driver, mitra merchants GoFood dan GoPay menjadi lebih produktif dan lebih nyaman," ucapnya.

Penggunaan ekonomi digital di Jateng ini meliputi upaya memberikan kemudahan layanan keuangan dan penerimaan pembayaran menggunakan GoPay di bidang pariwisata, transportasi umum, pendapatan daerah di Jateng.

"Serta Pengembangan dan pelatihan UMKM untuk masyarakat Provinsi Jawa Tengah melalui pemanfaatan aplikasi Gojek. Lalu, pemanfaatan kanal informasi aplikasi Gojek dalam melakukan sosialisasi informasi sehubungan dengan pengaduan dan pelayanan publik," imbuhnya.

Sementara, Penjabat (Pj) Sekda Jateng, Herru Setiadhie, mengatakan selain layanan aduan terintegrasi, kerjasama dengan Gojek ini nantinya akan mendukung program di empat dinas lainnya.

Meliputi, dinas pariwisata, dinas perhubungan, dinas pendapatan daerah, serta dinas koperasi dan UMKM dalam kaitannya dengan penggunaan ekonomi digital.

"Kerjasama Gojek dengan dinas pariwisata contohnya dalam mempromosikan potensi wisata Jawa Tengah dan mendukung transaksi pembayaran via Go-Tix dan www.loket.com. Sementara, dengan dinas perhubungan yakni penerapan GoPay sebagai alat pembayaran moda transportasi umum TransJateng," jelasnya.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rival al-manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved