Suteki Akan Ajukan Banding Atas Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Semarang

Guru Besar Pancasila Universitas Diponegoro (Undip), Prof Suteki akan mengajukan banding atas putusan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Semarang

Suteki Akan Ajukan Banding Atas Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Semarang
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Pembacaan amar putusan gugatan yang diajukan guru besar Pancasila Prof Suteki di Pengadilan Tata Usaha Negara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Guru Besar Pancasila Universitas Diponegoro (Undip), Prof Suteki akan mengajukan banding atas putusan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Semarang.

Suteki menyebutkan majelis hakim hanya memperhatikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52 tahun 2015 tentang statuta Universitas Diponegoro.

Dirinya menilai jika mengacu pada PP tersebut wewenang dan prosedur sama.

"Namun tidak memperhatikan prosedurnya yang dijalankan cacat atau tidak tak dipertimbangkan," tutur dia, usai jalani sidang putusan, Rabu (11/12/2019).

UPDATE Gugatan Guru Besar Undip Prof Suteki: Saksi Ahli Sebut Pemberhentian Suteki Inkrah

Menurut dia, ada inkonsistens antara tuduhan sanksi dikenakannya, mengacu pada PP 53 tahun 2010 tentang dispilin PNS.

Sementara putusan tersebut mengarah pada PP Nomor 52 tahun 2015 tentang statuta Universitas Diponegoro.

"Jadi tidak konsisten mengenai kewenagan dan penjatuhan sanksi," tutur dia.

Ia menuturkan tidak berhenti atas putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim.

Pihaknya memastikan akan mengajukan upaya banding.

Tim Kuasa Hukum Rektor Undip, Khairul Anwar menuturkan pemberhentian Prof Suteki dari jabatan tambahan telah dilakukan melalui berbagai tahapan.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved