Rektor Undip Prof Yos Imbau Dosen Tak Lakukan Ujaran Kebencian

Di antaranya nyinyir di sosial media hingga mendukung gerakan yang tak sesuai dengan Pancasila

Rektor Undip Prof Yos Imbau Dosen Tak Lakukan Ujaran Kebencian
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Prof Yos Johan Utama memberikan keterangan di ruang sidang Rektor Undip, Tembalang, Semarang, Kamis (12/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Yos Johan Utama mengimbau dosen dan tenaga pengajar di lingkungan Undip untuk tidak melakukan ujaran kebencian.

Di antaranya nyinyir di sosial media hingga mendukung gerakan yang tak sesuai dengan Pancasila.

"Ke depannya agar civitas akademika di Undip agar tidak melenceng dari Pancasila," paparnya, ditemui di ruang sidang rektor Undip, Tembalang, Semarang, Kamis (12/12/2019).

Terlebih untuk melakukan ujaran kebencian di sosial media, menurut Prof Yos, hal tersebut telah diatur di peraturan pemerintah.

"Regulasinya jelas, PP no 53 no 2010, terkait disiplin PNS. Unggah ujaran kebencian langsung dilaporkan," paparnya.

Prof Yos mengaku tidak melarang dosen atau tenaga pengajar di Undip untuk bermedsos. Namun, mereka harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Silakan membuat status apapun, sepanjang tidak bertentangan dengan aturan. Aturannya ada di PP tersebut. ASN wajib patuh dengan NKRI, Pancasila, UUD 45, hingga pemerintah yang sah," papar Prof Yos.

Disinggung terkait gugatan Prof Suteki yang ditolak semuanya di PTUN, Prof Yos enggan membahasnya lebih jauh.

"Langsung ke pengacara saja ya," tegasnya.

Sebelumnya, Rabu (11/12/2019) gugatan Prof Suteki terhadap Rektor Undip ditolak PTUN Semarang.

Keputusan Rektor untuk memberhentikan Prof Suteki dari jabatan Kaprodi Magister Ilmu Hukum dan Ketua Senat Fakultas Ilmu Hukum Undip sesuai dengan tata usaha negara.

"Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya," jelas ketua majelis hakim PTUN Syofyan Iskandar. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved