Breaking News:

Curah Hujan di Kota Semarang Mulai Tinggi, DPU terus Lakukan Normalisasi Saluran Air

Memasuki Desember curah hujan di Kota Semarang mulai tinggi. Kekhawatiran akan bencana banjir maupun rob pun menyelimuti beberapa warga Kota Semarang

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
DPU masih melakukan normalisasi saluran di Kawasan Simpanglima, Minggu (15/12/2019). 

Memasuki curah hujan yang mulai tinggi, pihaknya juga semakin intensif melakukan pengecekan drainase di seluruh Kota Semarang.

"Kami terus mengecek saluran-saluran. Jika ada sumbatan, kami langsung datangkan alat dan petugas. Kami juga terus berkomunikasi dengan teman-teman kelurahan karena yang tahu persis kan yang menempati. Jadi bergerak bersamanya muncul," papar Rianung.

Rianung menyebut ada beberapa titik yang menjadi perhatian penuh DPU Kota Semarang, yakni titik-titik yang mengalami banjir pada musim penghujan lalu, seperti di wilayah timur, Genuk, Jalan Gajah, Bongsari, Padi Raya.

"Ini menjadi perhatian kami. Saat ini wilayah Padi Raya juga masih kami bersihkan. Selain wilayah timur, kami juga fokus ke daerah Pasadena dan Gatot Subroto. Kami sudah buatkan tempat tampungan disana," jelasnya.

Sementara, di daerah pusat Kota, yakni di wilayah Simpanglima sudah dilakukan normalisasi saluran sekitar dua meter.

Saat ini pengerjaan normalisasi juga masih dilakukan di Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Ahmad Dahlan.

Adapun daerah atas seperti Tembalang, lanjut Rianung, juga terus dilakukan pembersihan saluran.

"Mayoritas saluran-saluran tersumbat sampah maupun tanah. Kemudian menyebabkan genangan. Kami sogoki, kami angkut, agar tidak terjadi genangan," ucapnya.

Selain normalisasi saluran dan pengerukan sampah serta sedimentasi tanah, Rianung juga menyiagakan sejumlah pompa.

"Pompa-pompa yang ada di stasiun pompa sudah siap, kami juga siapkan pompa portabel," imbuhnya.

Ia juga berharap, masyarakat turut serta menangani persoalan banjir maupun genangan air dengan tidak membuang sampah di sungai maupun saluran air. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved