Arak-arakan Kauman Kampung Alquran, Santri Bawa Alquran Raksasa
Para santri membawa replika Alquran raksasa dalam Arak-arakan Kauman Kampung Alquran
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana tak biasa terlihat di kawasan Simpanglima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019) pagi.
Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Quran bersama warga setempat berpawai.
Pawai dimulai dari depan Toko Batik Danar Hadi, mengelilingi Simpanglima, kemudian menyusuri sepanjang Jalan Gajahmada.
Dari Jalan Gajah Mada, arak-arakan berbelok ke Jalan KH Wahid Hasyim, lalu Jalan Kauman, dan berakhir di Masjid Agung Semarang.
Di tengah arak-arakan, tampak sebuah replika Alquran raksasa yang dikelilingi para santri.
Tampak pula grup rebana khas Semarangan, Islachul Iman.
Di barisan belakang tampil santri khitan yang menaiki becak hias.
Selain itu, sebanyak 30 anak menggunakan pengeras suara diangkut menggunakan gerobak menggaungkan doa dan mengajak masyarakat untuk mengaji.
Empat grup drumband juga turut memeriahkan pawai, masing-masing dari Nusa Bangsa Mranggen Demak, SD NU Pungkuran, SD Islam Badan Wakaf Semarang, dan drumblek Symphoni Bergas Kabupaten Semarang.
Pengasuh Ponpes Raudhatul Quran, KH Khammad Masum, menyatakan, arak-arakan itu merupakan satu dari rangkaian kegiatan Khataman Alquran bilghoib (hafalan) dan binnadhor (baca tartil).
“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khaul Almaghfurlah KH Turmudzi Taslim yang diselenggarkan oleh Pondok Pesantren Rauadhatul Qur’an Kauman Semarang,” tuturnya kepada Tribunjateng.com, Senin (16/12/2019).
Ia mengatakan ,kegiatan arak-arakan berlangsung lancar dan meriah, bahkan jumlah peserta melebihi ekspektasi.
“Lebih dari seribu orang yang ikut memeriahkan acara tersebut,” imbuhnya.
Puncak dari rangkaian kegiatan itu sendiri diadakan pada Jumat dan Sabtu, 20 dan 21 Desember 2019.
Panitia bakal menghadirkan Konser Legenda Kasidah Nasida Ria dan Pengajian Akbar bersama mubaligh kondang, KH Kustur Faiz, dari Kudus dan KH Khoirul Amin dari Semarang.
Acara tersebut akan digelar dalam panggung besar di depan Masjid Agung Semarang, tepatnya di sepanjang Jalan Aloon-aloon Barat Semarang. (rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/arak-arakan-kauman-kampung-alquran.jpg)