Dinkes Kota Semarang Reakreditasi 22 Puskesmas Tahun Depan

Reakreditasi dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Semarang

Dinkes Kota Semarang Reakreditasi 22 Puskesmas Tahun Depan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Seorang pasien Puskesmas Pandanaran Semarang melakukan pembayaran biaya kesehatan menggunakan GoPay, Jumat (13/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinkes Kota Semarang kaji reakreditasi 22 puskesmas tahun depan. Reakreditasi dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Semarang.

Kepala Dinkes Kota Semarang Moch Abdul Hakam menjelaskan, reakreditasi menjadi langkah Dinkes agar puskesmas di Kota Semarang semakin baik terutama dari sisi pelayanan dan SDM.

"Produk layanan kesehatan yang diberikan harus menjadi fokus kami ke depannya," jelasnya ditemui di kantornya, Senin (16/12/2019).

Reakreditasi sebenarnya sudah dimulai dari tahun ini. Hakam menyebut, di 2019 ada 9 puskesmas Kota Semarang yang direakreditasi.

Menurutnya ada empat level akreditasi puskesmas.

Yakni dasar, madya, utama, dan paripurna. Saat ini ada dua puskesmas di Kota Semarang yang menurutnya meraih level paripurna. Yakni puskesmas Gayamsari dan Halmahera.

"Saat ini rata-rata di Semarang levelnya utama. Target kami tahun depan, dari 22 puskesmas yang direakreditasi, setengahnya bisa meraih paripurna," jelasnya.

Meski begitu Hakam menjelaskan, meraih level puskesmas paripurna tak mudah. Karena persyaratannya cukup tinggi.

Di antaranya tempat, sarana prasarana, ketersediaan alat kesehatan (alkes) di puskesmas, SDM, hingga penilaian tentang alur dokumen yang digunakan untuk perlakuan tindakan harus selalu diperbaiki.

"Artinya memang harus selalu dimonitor," ujar Hakam.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved