Gethuk Ambyar Bikinan Siswi SMKN 1 Kudus, Benar-benar Ambyar saat di Mulut

Pisang ini mudah dijumpai saat berkunjung ke desa di lereng Gunung Muria. Pisang ini juga memiliki istilah lain, yaitu pisang byar

Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Gethuk Ambyar, Benar-benar Ambyar saat di Mulut 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Baru-baru ini kosakata 'ambyar' sangat populer seiring kembali naik daunnya Didi Kempot.

Baik Didi Kempot maupun 'ambyar' seolah-olah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Hal itu rupanya bisa ditangkap dengan cemerlang oleh empat siswi Jurusan Jasa Boga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kudus dengan membuat varian gethuk yang diberi nama Gethuk Ambyar.

Gethuk sendiri merupakan kudapan tradisional berbahan baku singkong, di tangan empat siswi jurusan Jasa Boga Laila Fitri, Aisyah Khoirunnisa, Embun Munggarani, dan Noor Laila Rahmadanti gethuk dibuat dari bahan baku pisang tanduk.

Pisang ini mudah dijumpai saat berkunjung ke desa di lereng Gunung Muria. Pisang ini juga memiliki istilah lain, yaitu pisang byar.

Melimpahnya bahan baku berupa pisang byar di Kudus ditangkap oleh empat siswi itu dengan membuat inovasi kuliner, caranya mengolahnya menjadi gethuk.

Untuk membuatnya, mereka mengolah pisang byar yang telah masak dengan cara dipisah daging buah dengan biji dan kulitnya.

Daging pisang kemudian dilembutkan, kemudian dicampur dengan bahan lainnya; garam, tepung terigu, maizena, dan baking soda.

"Daging pisang yang telah dicampur dengan bahan-bahan lain kemudian dibuat bundar, dimasukkan ke freezer," kata Laila Fitri saat ditemui saat Gelar Karya di SMKN 1 Kudus, Selasa (17/12/2019).

Tahapan proses agar pisang menjadi gethuk tinggal selangkah lagi.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved