1.250 Guru Madrasah Diniyah di Purbalingga Dapat Bantuan Kesra

Pemerintah Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan kesejahteraan rakyat (Kesra) kepada 1.250 guru Madrasah Diniyah (Madin)

Istimewa
Pemkab Purbalingga memberikan bantuan kesejahteraan rakyat (Kesra) kepada guru Madrasah Diniyah (Madin), Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), dan anggota takmir Masjid Agung Darussalam Purbalingga, di Pendopo Dipokusumo, Kamis (19/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan kesejahteraan rakyat (Kesra) kepada 1.250 guru Madrasah Diniyah (Madin), 385 Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), dan 32 anggota takmir Masjid Agung Darussalam Purbalingga, di Pendopo Dipokusumo, Kamis (19/12/2019).

Selain itu, Pemkab Purbalingga juga memberikan bantuan sosial kepada 66 penderita Thalasemia.

Mereka mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu per bulan, dengan total bantuan yang diberikan kali ini sebesar Rp 2,267 miliar.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menjelaskan, bantuan kesra dan bantuan sosial tersebut dimaksudkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan guru Madin, P3N, takmir Masjid Agung Darussalam, serta meringankan beban para penderita Thalasemia.

“Ini salah satu bentuk perhatian, penghargaan, dan kepedulian Pemkab Purbalingga karena mereka telah ikut berkontribusi dan berpartisipasi dalam pembangunan di Purbalingga," katanya.

Menurut Bupati, guru Madin adalah garda terdepan dalam pembinaan agama, akhlak, dan karakter generasi muda di Purbalingga.

Mereka berjasa mencetak generasi muda Purbalingga agar menjadi insan berakhlak mulia di tengah berbagai persoalan degradasi moral saat ini.

Ia pun berterima kasih kepada P3N yang selama ini membantu pencatatan administrasi nikah, serta takmir Masjid Agung Darussalam yang telah berusaha memakmurkan masjid.

Tiwi juga mengapresiasi keberadaan Paguyuban Orang Tua Penderita Thalasemia (POPTI) di Purbalingga yang telah berkiprah membantu anak penderita Thalasemia.

Mereka membantu memberikan bantuan dan semangat bagi sesama orangtua penderita Thalasemia.

Di tempat sama, dilaksanakan pengukuhan 22 orang pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Purbalingga masa khidmat 2019 -2024 oleh Bupati Tiwi.

Mereka diharapkan bisa mengemban amanat organisasi dengan baik dan senantiasa bersinergi dengan Pemda dan Kemenag.

Bupati mencatat, saat ini di Purbalingga terdapat 260 Madrasah Diniyah, dengan total santri 16.000 orang.

Pada tahun akan datang, Tiwi berkomitmen akan memberikan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) kepada seluruh Madin tersebut.

“ Kami juga berkomitmen agar kuota penerima bantuan ini bisa terus ditingkatkan, jika tahun 2018 lalu ada 1.011 penerima, tahun ini ditambah menjadi 1.250. PR kita ke depan agar total guru madin 1.512 di Purbalingga bisa semuanya terima bantuan Kesra ini,” katanya. (aqy)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved