Cinta Ditolak, Pria Asal Bantul Tusuk Suami dari Pujaan Hatinya

Masrin Putra (28) warga Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan terbilang nekad. Ia tidak ragu menusuk pasangan dari pujaan hatinya.

Cinta Ditolak, Pria Asal Bantul Tusuk Suami dari Pujaan Hatinya
tribunjateng/dok
ilustrasi penusukan 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Masrin Putra (28) warga Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan terbilang nekad.

Hanya karena jatuh cinta dengan seorang wanita yang telah bersuami, ia tidak ragu menusuk pasangan dari pujaan hatinya.

Kepolisian Sektor Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, telah mengungkap kasus penusukan terhadap salah seorang warga di Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan.

Pelaku menusuk karena mengaku cinta dengan istri korban. “Iya benar, tersangka ditangkap Senin (16/12/2019),” kata Kapolsek Banguntapan, Kompol Suhadi, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/12/2019).

Dia melakukan penusukan terhadap Winarta (46) warga Dusun Wiyoro Kidul, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Jumat (13/12/2019) pekan lalu.

Motif pelaku melakukan penusukan karena istri korban menolak saat pelaku mengungkapkan cinta.

Karena kesal, Masirin mendatangi dan menusuk Winarta di Jalan Pasar Ngipik Baru, Desa Plakaran, Kecamatan Banguntapan.

Sempat terjadi perkelahian antara keduanya. Setelah kejadian, tersangka melarikan diri dengan motor. Sedangkan korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Hardjolukito karena mengalami luka serius pada bagian dada sebelah kanan.

"Jadi, motifnya asmara, dia (pelaku) suka sama istri korban dan mau dimadu," ucap dia.

"Dari pengakuan, dia berpikir kalau korban mati atau luka berat, istrinya bisa dikuasai," kata dia.

Mendapatkan laporan peristiwa tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku yang tengah bekerja.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti yakni motor yang digunakan, sisa arang pembakaran tas, jaket, helm dan slayer yang dipakai saat melakukan penusukan terhadap korban.

"Sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka," ucap dia.

Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam, dengan ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Ini Tusuk Suami dari Wanita yang Menolak Cintanya", 

Editor: rival al-manaf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved