Langgar Izin Trayek, Bus Laju Prima Berurusan dengan Satlantas Polres Salatiga

sanksi diberikan agar bisa jadi pelajaran para pengemudi meski pelanggarannya tidak berat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS
Kasatlantas Polres Salatiga AKP Heri Sumiarso saat melakukan sidak di Terminal Tingkir, Kamis (19/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Salatiga terpaksa menilang pengemudi bus Laju Prima berplat nomor B-7177-TGC lantaran menyalahi aturan rute beroperasi atau trayek, Kamis (19/12/2019).

Temuan kendaraan umum melanggar aturan tersebut terungkap saat inspeksi mendadak (sidak) menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga.

Kasatlantas Polres Salatiga AKP Heri Sumiarso mengatakan sanksi diberikan agar bisa jadi pelajaran para pengemudi meski pelanggarannya tidak berat.

"Untuk bus yang kami tilang tadi merupakan angkutan antar kota antar provinsi (AKAP)."

"Dia ijin operasionalnya rute trayek dari Jakarta-Jember harusnya lewat jalur Pantura bukan masuk ke wilayah Salatiga," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Kamis (19/12/2019)

Menurut Kasatlantas, secara umum dari hasil operasi gabungan sekaligus pengecekan kelayakan kendaraan kali ini tidak ditemukan pelanggaran berat.

Selebihnya terkait kelengkapan surat-surat dan lainnya tidak ada masalah.

Ia menambahkan, kepada para pemilik trayek dan supir dalam masa angkutan Nataru agar senantiasa menaati aturan berlalulintas serta melengkapi surat-suratnya.

Termasuk, memastikan pengemudi masing-masing tidak memakai obat-obatan terlarang dimana justru berpotensi membahayakan penumpang.

Sopir bus Laju Prima yang terkena tilang Santoso (45) mengaku mengetahui larangan bus yang dikemudikan tidak boleh melintasi jalanan Kota Salatiga bahkan transit membawa atau menurunkan penumpang di Terminal Tingkir.

Dia mengaku terpaksa melakukan hal tersebut lantaran adanya permintaan perusahaan tempatnya bekerja.

Terkait tilang yang diberikan padanya sepenuhnya menyerahkan urusannya kepada perusahaan.

"Ya gimana saya ini cuma bekerja. Saya tahu salah melanggar."

"Tapi ini sedang ramai menjelang Natal jadi saya diminta melewati jalur Salatiga untuk diperbantukan dengan armada lain yang masuk rute sini," ujarnya.

Kepala Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga Tubagus Kusno menyatakan sudah semestinya pengecekan kendaraan menjelang angkutan Nataru dilakukan karena menyangkut keselamatan penumpang.

Selain pengecekan bersama Dishub dan Satlantas pihak terminal juga melakukan tes urine bagi pengemudi bus AKAP yang memasuki Terminal Tingkir Salatiga.

Tujuannya agar pelayanan kepada penumpang berjalan maksimal.

"Tadi adanya temuan armada melanggar trayek sudah kami komunikasikan dengan Dishub kemudian diberikanlah surat tilang."

"Karena apa tujuan pengecekan kelayakan kendaraan ini selain kelengkapan surat harus layak jalan dan secara operasional aman," ujarnya. (M Naiful Haris)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved