Breaking News:

Setengah Juta Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Kudus, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 233 Juta

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus menyita sebanyak setengah juta batang rokok ilegal.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
IST
Petugas KPPBC Tipe Madya Kudus menata rokok ilegal hasil penindakan 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus menyita sebanyak setengah juta batang rokok ilegal.

Barang sebanyak itu didapat dari dua lokasi berbeda yang ada di Kabupaten Jepara.

"Kami menyita dari dua tempat bangunam berbeda.

Yakni di Desa Bakalan dan Desa Bandungrejo.

Keduanya berada di Kecamayan Kalinyamatan," ucap Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Kudus, Dwi Prasetyo Rini, Kamis (19/12/2019).

Perangkat Desa di Tegal Ini Bukannya Bantu Warganya Urus Sertifikat Tanah Malah Digadaikan

Seratusan Banteng-banteng Solo Tengah Bersatu Nyatakan Sikap Dukung Purnomo - Teguh

HUT ke 27, Pelindo III Jateng Jual Sembako Murah Cuma Rp 25 RIbu di Pelabuhan Tegal

Dari Anggur Merah hingga Arak Dimusnahkan Polres Salatiga, Total 2.471 Botol

Rini mengatakan, barang sebanyak itu didapat setelah pihaknya melakukan penindakan.

Sebelumnya, timnya telah mengumpulkan informasi terkait keberadaan bangunan yang diduga kuat digunakan untuk menimbun dan mengemas barang kena cukai (BKC) hasil tembakau (HT).

"Tim melakukan pemeriksaan terhadap bangunan dimaksud dan dari hasil pemeriksaan ditemukan BKC HT yang diduga ilegal berupa rokok siap edar tanpa dilekati pita cukai dan alat pemanas," tambah Rini.

Dari penindakan tersebut, ditemukan sebanyak 546 ribu batang rokok jenis sigaret kretek mesin.

Diperikirakan, nilai barang tersebut mencapai Rp 353 juta dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 233 juta.

Barang hasil penindakan itu kini telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk pengamanan dan keperluan pemeriksaan. (goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved