Tagihan Air Martha Capai Rp 18 Juta, PDAM Tirta Moedal Sebut Itu Tanggung Jawab Pelanggan

Perum PDAM Tirta Moedal Kota Semarang tanggapi penyebab membengkaknya tagihan pelanggannya Martha Muji Rahayu warga Cilosari Dalam yang mencapai 18

istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perum PDAM Tirta Moedal Kota Semarang tanggapi penyebab membengkaknya tagihan pelanggannya Martha Muji Rahayu warga Cilosari Dalam yang mencapai 18 juta.

Kepala cabang PDAM Tirta Moedal Semarang Utara Sapto Widodo menuturkan setelah dilakukan pengecekan jaringan PDAM di wilayah pelangganya tersebut dilakukan rehab.

Perbaikan pipa jaringan harus diikuti menaikkan stand meter PDAM.

"Tadinya stand meter di dalam dan tidak kelihatan.

Jadi harus dinaikkan, " tuturnya saat ditemui di kantor Pusat Perum PDAM Tirta Moedal kota Semarang, Kamis (19/12).

Festi Angkat Nilai Tragedi Kehidupan Jadi Tema Pentas Drama Bahasa Inggris UPGRIS

Bupati Banyumas Minta Target Pengumpulan Zakat Mencapai Rp 10,6 M pada 2020

Buka Gerai ke-35, M Soleh Sebut Lotte Investasi di Tegal Rp 50 Miliar

32 ribu Anggota Polri dan TNI Amankan 2.800 Gereja di Jateng, 138 di Antaranya Prioritas

Setelah dilakukan perbaikan jaringan, pelanggannya mendengar adanya suara mendesis dari pipa PDAM.

Saat dilakukan pengecekan ternyata ada kebocoran di pipa setelah melewati stand meter.

" Menurut keterangan Martha tidak ada stop kran.

Lalu dibelikan stopkran tersebut, " jelasnya.

Dikatakannya, kebocoran jaringan yang dialami Martha merupakan tanggung jawab pelanggannya.

Pada prinsipnya kebocoran sebelum stand meter tanggung jawab PDAM, namun jika telah melewati stand meter tanggung jawab dari pelanggan.

"Waktu itu dari komplain (tagihan) yang diajukan Martha saya jawab dari nilai itu bisa diangsur.

Sementara Martha belum melakukan umpan balik atau jawaban ke saya.

Ya saya nunggu bagaimana kalau keberatan nanti bisa dicarikan solusi,"terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved