Ditemukan 10 Kasus Perjudian Jelang Pilkades Serentak Kabupaten Pati, Polisi Sita Rp 100 Juta

Satu hari menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 Kabupaten Pati, pihak kepolisian mendapati 10 kasus botoh atau judi.

ISTIMEWA
Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun seusai memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades di Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati, Jumat (20/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Satu hari menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 Kabupaten Pati, pihak kepolisian mendapati 10 kasus botoh atau judi.

Dari temuan tersebut, barang bukti yang disita total Rp 100 juta.

Hal ini diungkapkan Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun seusai memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades di Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati, Jumat (20/12/2019).

Ketika ditemui sehari sebelumnya, AKBP Bambang mengungkapkan, kasus judi terkait Pilkades tersebut terungkap melalui operasi tangkap tangan.

Untuk mengamankan Pilkades Serentak Kabupaten Pati, kepolisian mengerahkan 1.300 personel.

Pasukan ini merupakan gabungan dari Polres Pati, kepolisian dari wilayah tetangga, Direktorat Sabhara dan Brimob Polda Jawa Tengah.

Ribuan personel tersebut akan disebar di 121 desa penyelenggara Pilkades Serentak Kabupaten Pati.

Adapun proporsi jumlah pasukan di masing-masing desa menyesuaikan tingkat kerawanan.

Ia menyebut, ada 10 desa yang nantinya akan mendapatkan perlakuan khusus.

Ada juga pasukan lain bersifat tertutup dalam pengamanan.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved