Breaking News:

Hadiri Pelantikan Pengurus Pemuda Pancasila, Walikota Salatiga Ajak Rawat Keberagaman

Walikota Salatiga mengajak seluruh organisasi masyarakat yang ada di Kota Hati Beriman agar senantiasa merawat keberagaman.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/M Nafiul Haris
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah PP Jawa Tengah, Bambang Eko Purnomo, memberikan keterangan pers di Gedung Sabda Mulya, Salatiga, Minggu (22/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Walikota Salatiga mengajak seluruh organisasi masyarakat (ormas) yang ada di Kota Hati Beriman agar senantiasa turut merawat keberagaman.

Hal tersebut disampaikan Yuliyanto saat menghadiri pelantikan pengurus Pemuda Pancasila (PP) Kota Salatiga periode 2019-2023 di Gedung Sabda Mulya, Salatiga, Minggu (22/12/2019).

Menurut Yuliyanto, menjadi tanggung jawab bersama untuk merawat iklim sejuk dan semangat toleransi yang telah ada di Kota Salatiga, termasuk ormas PP Kota Salatiga.

"Karena itu saya mengajak keberagaman ini untuk selalu dijaga. Kemudian, sinergitas dengan Pemkot Salatiga juga tidak kalah penting. Selebihnya supaya pengurus baru turut mendukung pembangunan di Kota Salatiga," terangnya kepada Tribunjateng.com.

Dikatakannya, keberagaman serta semangat merawat toleransi telah menjadi ciri khas Kota Salatiga.

Kondisi wilayah yang aman serta kondusif, selain berkat peran kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat, juga harus senantiasa dijaga oleh tokoh pemuda.

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah PP Jawa Tengah, Bambang Eko Purnomo, menyampaikan, pekerjaan rumah pengurus PP Kota Salatiga ialah adanya Kartu Tanda Anggota (KTA) palsu.

Maka, pada kesempatan ini pengurus baru memiliki kewajiban membersihkan masalah itu.

"KTA jangan titipan dari tempat lain. Salatiga harus membersihkan dari KTA palsu. Dan ke depan supaya tidak segan-segan membawa masalah itu ke hukum. Lalu, tolong disampaikan PAC ber-KTA Nasional. Tidak ada KTA lain," katanya.

Bambang menegaskan, meski anggota PP seringkali tidak disukai orang, tetapi keberadaannya sangat dibutuhkan.

Karenanya, kader PP harus selalu siap membela masyarakat secara gratis, tanpa memungut biaya, termasuk masalah hukum.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang PP Kota Salatiga periode 2019-2023, Eko Niryogo, mengaku telah menyiapkan program 100 hari.

"Setelah dikukuhkan, saya sudah menyusun program seratus hari. Itu semua akan dibahas lebih lanjut dalam Rakercap. Dan dalam rapat pleno pertama nanti, apabila terdapat pengurus tidak hadir akan langsung diganti," ujarnya. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved