Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Sragen Serahkan Bantuan 75 Hand Sprayer kepada 25 Kelompok Tani

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyerahkan bantuan berupa 75 hand sprayer kepada 25 kelompok tani dari 20 kecamatan.

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyerahkan hand sprayer kepada perwakilan kelompok tani, Senin (23/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyerahkan bantuan berupa 75 hand sprayer kepada 25 kelompok tani dari 20 kecamatan.

Masing-masing kelompok tani menerima tiga hand sprayer yang akan digunakan secara bergantian oleh 10 anggota kelompok.

Bupati berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi para petani dan menghasilkan panen yang banyak.

"Beberapa waktu lalu, saya baru menyerahkan traktor. Hari ini, saya serahkan hand sprayer. Saya berikan langsung, saya pastikan bantuan langsung diterima," Yuni menegaskan.

Yuni menyampaikan, setiap permasalahan  yang dihadapi masyarakat pasti akan bermuara ke Pemda Sragen, termasuk jika ada oknum yang memanfaatkan pemberian bantuan ini.

"Memperbaiki kepercayaan masyarakat tidak mudah. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi bersama jika terjadi pelanggaran-pelanggaran. Kita juga harus memberikan pemahaman bahwa itu tidak baik," lanjut Yuni.

Yuni berpesan kepada penerima bantuan agar mengambil sendiri semua alat-alat tersebut.

Dia juga meminta mereka merawat alat tersebut sebaik-baiknya.

"Biasanya barang gratis tidak terlalu serius merawatnya, jadi sembrono karena tidak bayar. Jangan seperti itu. Alat ini dibeli dari uang pajak, uang masyarakat, jadi harus dirawat dengan baik," kata Yuni.

Dia menegaskan, jika ada oknum yang mengatasnamakan dinas dan memungut biaya untuk pemberian bantuan, agar segera dilaporkan kepadanya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, Wikanto Joko Sutejo, mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, Eka Rini Mumpuni Titi Lestari, mengatakan, pemberian bantuan ini tanpa pungutan biaya apa pun alias gratis.

"Bantuan ini bermaksud mengoptimalkan pemanfaatan alat pertanian dan inovasi teknologi mekanisasi pertanian untuk upaya pencapaian swasembada pertanian. Jika ada yang meminta bayaran dengan alasan apapun tolong untuk segera melaporkan ke dinas," ujar Wikanto. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved