Kasatlantas: Cuaca Buruk Boleh Pakai Lampu Hazard, tapi Ini Catatannya
Kasatlantas Polrestabes Semarang: Cuaca Buruk Boleh Pakai Lampu Hazard, tapi Ini Catatannya
Penulis: iwan Arifianto | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Adu pendapat di masyarakat terkait boleh tidaknya menggunakan lampu hazard ketika cuaca buruk, seperti hujan deras dan berkabut, mengemuka.
Hal itu menjadi perhatian Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi.
Apalagi, saat ini libur panjang Natal dan tahun baru, yang berada dalam musim penghujan.
Sebagian besar orang Indonesia, termasuk warga Jateng, sedang disibukkan dengan kegiatan mudik dan liburan ke luar kota.
Kasatlantas menyebutkan, boleh saja menggunakan lampu hazard saat cuaca buruk seperti hujan deras atau berkabut
Hal itu bertujuan untuk memberikan peringatan pada kendaraan yang berada di belakang manakala cuaca buruk.
Namun demikian, ujar Kasatlantas, lampu hazard bisa membingungkan pengendara lain, terutama saat kendaraan bermanuver pindah lajur.
Oleh karena itu, lanjutnya, ketika akan bermanuver pindah lajur, lampu hazard wajib dimatikan dan digantikan lampu sein sesuai arah lajur.
"Ingat, saat mau pindah lajur, hazard dimatikan agar pengendara lain tidak bingung arah tujuan kendaraan di depannya," ujarnya, kepada Tribun Jateng via telepon, Selasa (24/12/2019) siang.
AKBP Ardi menjelaskan, lampu hazard adalah lampu penanda yang hanya boleh dan dapat diaktifkan dalam kondisi darurat, dengan kondisi mobil dalam keadaan diam atau berjalan pelan.
"Penggunaan lampu hazard di antaranya saat terjadi kecelakaan, mogok di jalan raya, mengganti ban di pinggir jalan, dan lain sebagainya," jelasnya.
Menurut Kasatlantas, penggunaan lampu hazard boleh saja dengan catatan digunakan saat cuaca buruk, karena pada saat tersebut jarak pandang pengemudi sangat terbatas.
"Nyala lampu hazard tentu membantu, tetapi ingat pesan saya tadi, matikan ketika mau berpindah lajur agar tidak membingungkan pengendara lain," katanya.
Kasatlantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk berhati-hati, terutama yang melakukan perjalanan jauh untuk merayakan Natal dan tahun baru.
"Cek kondisi kendaraan dan pastikan pengemudi dalam kondisi fit. Jangan lupa ketika lelah berkendara untuk beristirahat," pesannya. (iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/akbp-yuswanto-ardi-2.jpg)