Nikmat dan Khidmat, Suasana Misa Keluarga di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Semarang
Nikmat dan khidmat. Begitulah suasana ibadah Misa Keluarga yang berlangsung di Gereja Katedral Santa Perawan Maria, Jalan Dr Sutomo, Rabu (25/12/2019)
Penulis: Muhammad Khoiru Anas | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nikmat dan khidmat. Begitulah suasana ibadah Misa Keluarga yang berlangsung di Gereja Katedral Santa Perawan Maria, Jalan Dr Sutomo, Rabu (25/12/2019) pagi.
Terkait makna hari Natal di tahun 2019, setiap anggota jemaat berbeda-beda dalam memaknainya.
Seperti diungkapkan Teo (77), Pewarta Gereja Katedral Santa Perawan Maria.
"Tahun ini, kami diminta membumi dan menghijau. Maksudnya tolong-menolong, membantu tempat-tempat pendidikan yang patut dibantu, untuk keberlangsungan pendidikan supaya para murid dan pendidik merasa nyaman," ujar kakek kelahiran Surabaya yang telah menetap di Semarang sejak tahun 1978.
Semenatara itu, kebahagiaan Natal juga dirasakan Stevani (27) yang datang bersama keluarga dan buah hatinya yang baru berusia satu tahun.
"Natal tahun ini, pengharapan baru karena saya bisa beribadah ke gereja di hari Natal bersama anak saya dan juga bersama ibu. Meskipun, suami sedang merayakan di luar kota. Tahun kemarin, saya ke gereja bersama keluarga, anak saya masih dalam kandungan," tutur perempun kelahiran Jakarta yang telah menetap di Semarang.
Beda halnya dengan Marika (50) yang tinggal di dekat Pasar Bulu.
"Natal tahun ini biasa saja," ujar wanita yang sehari-hari berjualan rokok eceran.
Meskipun demikian, Marika selalu menyambut hari Natal dengan datang pagi-pagi ke gereja. (amk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/misa-keluarga.jpg)