Balita 1,5 Tahun Diikat Ayah Kandung pada Bangunan Liar Surabaya, Alasannya Takut Hilang

Seorang balita diikat ayah kandungnya Widodo Adi Sutarganto pada bangunan liar di Jalan Putro Agung II No 40 Tambaksari, Surabaya

Balita 1,5 Tahun Diikat Ayah Kandung pada Bangunan Liar Surabaya, Alasannya Takut Hilang
Syamsul Arifin/SURYA.co.id
Terdakwa Widodo setelah jalani sidang kasus penganiayaan anaknya, di PN Surabaya, Kamis (26/12/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Seorang anak balita berusia 1,5 tahun, diikat pada bangunan liar oleh ayah kandungnya, Widodo Adi Sutarganto, di Jalan Putro Agung II No 40 Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.

Peristiwa balita diikat ayah kandung yang terjadi pada pertengahan tahun 2019 itu, kini telah memasuki masa persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Dalam persidangan tersebut terungkap, ternyata Widodo sering menyiksa si balita, yang tak lain anak kandungnya sendiri.

Sang Ibu, Suwanti yang menjadi saksi di persidangan, bercerita mengaku tak kuasa mencegah aksi itu karena sudah pisah rumah dengan Widodo.

Suwanti dan Widodo menikah siri, dan telah menjalin hubungan rumah tangga selama sekira 18 tahun.

Selama kurun waktu tersebut, Widodo dan Suwanti dikaruniai tujuh anak, termasuk si balita tadi.

Anak umur 1,5 Tahun diikat ayah kandungnya
Anak umur 1,5 Tahun diikat ayah kandungnya (ist)

"A, ini anak bungsu saya. Waktu itu saya sempat rebutan.

Setiap hari itu kalau anak (A) saya bawa, lalu dia paksa ambil. Begitu terus.

Saya kasihan sama anak saya. Daripada capek terus terusan begitu.

Ya saya serahkan aja ke dia. Tapi saya titip tolong dirawat yang benar.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved