Tagar SBY Trending Twitter Seusai Sindir Jokowi, Masalah Apa?
Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali melontarkan pernyataan sindiran untuk presiden Jokowi. Rupanya sindiran tersebut soal kasus Jiwa
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali melontarkan pernyataan sindiran untuk presiden Jokowi.
Lantas, hal tersebut membuat tagar SBY menjadi trending twitter hari ini, Jumat (27/12/12).
Berikut cuitan-cuitan netizen:
@engkausukma: Jiwasraya ini pasti tidak terkait Presiden Jokowi apalagi Pak SBY.
Jika pun terjadi lintas pemerintahan, urusan korporasi apalagi kebijakan investasi pasti tidak masuk radar Presiden.
Pengusutan hukum perlu dipercepat agar diskusi tidak melebar ke hal-hal kontraproduktif.
@noemanhayon: Pak SBY ini jawabannya sangat "diplomatis dan dalam". Jawaban SBY ini menunjukkan kualitas Kepala Negara dan Politisi Senior. Buat para BuzzeRp, tolong jgn baca statment Pak SBY ini lurus sprti otakmu. Pesannya sangat2 dalam.Salam.
@edpurto: Mantabs pak #SBY
Pak SBY : "Kalau di negeri ini tak satupun yang mau bertanggung jawab tentang kasus Jiwasraya, ya, salahkan saja masa lalu.
@mynr_: Bener kata pak SBY,kalo udah mentok saat menghadapi masalah dan lepas tanggung jawab ya tinggal menyalahkan masalalu,bukan urusan politik aja tapi di kehidupan juga.
@bilalshinoda:Persamaan Pak SBY & Pak Anies :
Sama-sama sering disalahkan atas pelimpahan tanggung jawab. Kemarin heboh salah tembak soal jembatan ambruk, sekarang soal Jiwasraya tp kli ini yg jadi sasaran Pak SBY.
@khotimmd: Aku juga pernah mengkritik bapak waktu pilpres,tapi saya mengakui di banding jaman sekarang jujur lebih baik waktu pak sby memimpin tak mecari2 kekurangan para pendahulunya,tidak piara buzer,sehingga kehidupan rakyat bisa lebih tentram.
Sebelumnya, Presiden RI ke-6, yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan dengan tenang, jika kasus Jiwasraya mau ditarik mundur ke tahun 2006 karena tak satu pun yang mau bertanggung jawab maka SBY mempersilakan untuk menyalahkan masa lalu.
Tentu kalimat itu adalah sindiran bagi penegakan hukum di negara ini karena rakyat mengetahui krisis besar Jiwasraya terjadi pada 2 tahun terakhir, 2018-2019.
Pernyataan SBY itu disampaikan staf pribadinya Ossy Dermawan melalui akun Twitter-nya @ossydermawan, Jumat pagi (27/12).
Berikut ini pernyataan selengkapnya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sby-dan-jokowi_20170227_131656.jpg)