Breaking News:

Pertanyakan Motif Pelaku, Novel Baswedan: Dendam Pribadi atau Dendam Atasannya?

Penyidik KPK, Novel Baswedan mempertanyakan motif pelaku penyiram air keras lantaran ia tidak mengenal sosok pelaku.

Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto | Editor: abduh imanulhaq
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Pertanyakan Motif Pelaku, Novel Baswedan: Dendam Pribadi atau Dendam Atasannya? 

Meski demikian, Novel Baswedsan sangat menghargai tim penyidik kepolisian.

"Saya tidak ingin bicara lebih jauh puas atau tidak, ini kan baru awal, harus kita ingat bahwa kasus saya bukanlah satu-satunya, banyak penyidik KPK yang terkena teror, dan semuanya banyak yang belum diungkap, tapi saya menghargai usaha tim penyedik polri," ujar Novel Baswedan.

Novel Baswedanmenginggatkan agar kasus yang sedang didalami poleh pihak polri harus tetap obtyektif dan tidak asal ditangani.

"Jangan tinggalkan fakta dan obyektifitas, jangan sekedar asal ditangani," pungkas Novel Baswedan.

Sebelumnya, Novel Baswedan ingin bertemu dengan dua pelaku penyiraman air keras terhadapnya yang telah diamankan polisi.

Pasalnya, Novel Baswedan tak percaya bila motif dari penyiraman air keras tersebut karena dilatarbelakangi dengan pribadi antara pelaku dengannya.

"Jadi apalagi kalau dibilang ada dendam pribadi, emang saya punya utang apa. Saya pikir mungkin kalau lebih baik kalau saya ketemu orangnya," kata Novel Baswedan saat ditemui di rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (27/12/2019).

Novel Baswedan mengaku tak mengenal kedua pelaku berinisial RM dan RB yang merupakan anggota Polri aktif.

Karenanya, ia tak yakin kalau kedua tersangka itu nekat menyerangnya pada 11 April 2017 itu karena masalah dendam.

Novel Baswedan pun mempertanyakan apakah denda yang dimaksud adalah dendam dari atasan kedua tersangka tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved