UPDATE: Korban Tewas Akibat Topan Phanfone Bertambah Menjadi 41 Orang

Jumlah korban tewas akibat badai Topan Phanfone yang melanda Filipina pada hari Natal, 25 Desember lalu, telah bertambah menjadi 41 orang.

UPDATE: Korban Tewas Akibat Topan Phanfone Bertambah Menjadi 41 Orang
shanghaiist.com
Ilustrasi badai 

TRIBUNJATENG.COM, MANILA - Jumlah korban tewas akibat badai Topan Phanfone yang melanda Filipina pada hari Natal, 25 Desember lalu, telah bertambah menjadi 41 orang.

Puluhan ribu orang masih mengungsi di pusat-pusat evakuasi.

Sebagaimana dilansir dari AFP, Minggu (29/12), Topan Phanfone di Filipina telah menghancurkan beberapa pulau di Visayas pusat.

Termasuk sejumlah tempat yang menjadi tujuan wisata. Kini, korban tewas menjadi 41 orang.

Sebelumnya, data pada hari Jumat (27/12) lalu menunjukkan jumlah korban tewas 28 orang. Korban tewas ini terdiri atas tiga awak kapal yang meninggal setelah kapal mereka terbalik karena angin kencang, seorang polisi, dan seorang pria.

"Kami berharap tidak akan ada lagi kenaikan jumlah korban tewas," kata Juru Bicara Badan Bencana Nasional Filipina, Mark Timbal, kepada AFP.

Sementara itu, pihak berwenang masih berusaha mencari 12 orang yang dilaporkan hilang.

Laporan terbaru menunjukkan lebih dari 1,6 juta orang terkena dampak topan di Filipina. Topan dahsyat ini merusak lebih dari 260 ribu rumah warga dan memaksa hampir seratus ribu orang mengungsi ke tempat pengungsian darurat.

Pemerintah Filipina menaksir kerugian akibat badai topan dahsyat ini mencapai 21 juta dolar AS. Kerusakan terjadi pada lahan pertanian dan infrastruktur. (dtc/afp)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved