Breaking News:

Data Polres Semarang: Angka Kejahatan Turun, Tapi Laka Lantas Meningkat di Kabupaten Semarang

Jumlah kejahatan di Kabupaten Semarang sepanjang 2019 turun dibandingkan tahun sebelumnya.

TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Press release kinerja dan evaluasi akhir 2019 di Polres Semarang, Selasa (31/12/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Jumlah kejahatan di Kabupaten Semarang sepanjang 2019 turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah penurunan itu mencapai 14 persen.

"Jumlah tindak pidana selama 2019 sebanyak 233 kasus."

"Ada penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yakni 271 kasus," papar Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat di kantornya, Selasa (31/12/2019) sore.

Sedangkan menurut AKBP Adi Sumirat untuk penyelesaian kasus turun 17 persen.

Pada 2018 ada 185 kasus, sementara tahun ini (2019) 153 kasus.

Ia mengatakan, kasus yang paling menonjol sepanjang 2019 ialah kasus narkotika.

Kenaikannya mencapai 18 persen dibandingkan tahun lalu.

Tahun ini ada 41 kasus, sedangkan 2018 cuma 23 kasus.

"Sedangkan kasus curanmor tahun ini turun 18 persen dibandingkan tahun lalu," jelas dia.

Ia menambahkan, untuk laka lantas tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu.

Jika 2018 ada 499 kasus, tahun ini ada 564 kasus laka lantas di Kabupaten Semarang.

"Ada kenaikan sebanyak 13 persen," jelasnya.

Meski begitu jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas turun.

Yakni 86 korban, berbanding 146 korban pada 2018.

"Untuk korban luka luar meningkat yakni ada 688 korban di tahun ini, sementara tahun lalu 493 orang," paparnya.

Menurut AKBP Adi Sumirat, dari data beberapa kasus menonjol di Kabupaten Semarang, pada umumnya masih merupakan kejahatan konvensional.

"Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Semarang selama 2019 dapat dikatakan kondusif," papar dia. (Akbar Hari Mukti)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved