Breaking News:

Breaking News: Polres Brebes Gerebek Gudang Rosok, Tempat Bikin Pestisida Palsu, Dua Orang Ditangkap

Jajaran Satreskrim Polres Brebes menggerebek gudang penyimpanan dan daur ulang botol bekas obat pestisida di wilayah hukumnya.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Polisi tunjukkan label dan gudang bekas pestisida dalam penggerebekan gudang penyimpanan dan daur ulang botol bekas obat pestisida di RT 02 RW 03, Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Kamis (2/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Jajaran Satreskrim Polres Brebes menggerebek gudang penyimpanan dan daur ulang botol bekas obat pestisida di wilayah hukumnya.

Tepatnya di RT 02 RW 03, Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Kamis (2/1/2020).

Penggerebekan itu dilakukan karena gudang tersebut merupakan jaringan pembuat obat pestisida palsu yang pernah diungkap jajaran Polres Brebes pada 2019.

Untuk menutupi praktik daur ulang botol bekas pestisida, pemilik gudang menjadikan gudang sebagai gudang rosok atau barang bekas.

Dari penggeledahan di dalam gudang, petugas menemukan jutaan botol bekas pestisida berbagai merek yang akan didaur ulang.

Selain itu, plastik label pestisida berbagai merek serta alat untuk daur ulang botol.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, terungkapnya praktik daur ulang botol bekas pestisida merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus pemalsuan pestisida beberapa waktu lalu.

"Dari pengungkapan kasus pestisida palsu, beberapa waktu lalu, kami sampai di tempat ini."

"Dari luar tampak gudang rosok, tapi setelah kita geledah ternyata di tempat ini, botol bekas pestisida didaur ulang," kata AKP Tri Agung.

Petugas kemudian melakukan pemasangan police line pada gudang tersebut untuk kemudian disita sebagai barang bukti.

Selain itu,  petugas juga telah menangkap dua orang pelaku pemalsuan pestisida.

"Kami tangkap dua orang."

"Satu adalah pemalsu isi pestisida dan satunya adalah pemilik gudang atau penyedia botol pestisida hasil daur ulang," ungkapnya. (M Zainal Arifin)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved