PLN Distribusi Jateng dan DIY

PLN UID Jateng & DIY Kirimkan 36 Personil Tanggap Darurat Ke Lokasi Banjir di Jabar

Sedikitnya 36 personil pelayanan teknik yang berasal dari 3 PLN UP3 Pekalongan, Purwokerto, Tegal akan turut membantu tanggap darurat kelistrikan

PLN UID Jateng & DIY Kirimkan 36 Personil Tanggap Darurat Ke Lokasi Banjir di Jabar
IST
Sebanyak 36 personil pelayanan teknik yang berasal dari 3 PLN UP3 Pekalongan, Purwokerto, Tegal akan membantu tanggap darurat kelistrikan di lokasi terdampak banjir di Bekasi, Cikarang, dan Bogor 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PLN UID Jateng & DIY memberangkatkan 3 tim tanggap darurat ke wilayah terdampak banjir di Provinsi Jawa Barat.

Sedikitnya 36 personil pelayanan teknik yang berasal dari 3 PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekalongan, Purwokerto, dan Tegal akan membantu upaya tanggap darurat terhadap kelistrikan di lokasi terdampak banjir di Bekasi, Cikarang, dan Bogor.

General Manager PLN UID Jateng & DIY, Feby Joko Priharto mengatakan, personil tersebut akan membantu mengamankan aliran listrik yang terkena banjir.

Pasalnya, aliran listrik di tengah kondisi banjir sangat membayakan keselamatan masyarakat.

"Rabu malam, kami kirimkan 3 tim terdiri dari 36 personil tanggap darurat untuk membantu rekan-rekan PLN di Jawa Barat. Khususnya di daerah Bogor, Bekasi, dan Cikarang," kata Feby.

Feby turut mengapresiasi atas kesediaan personil PLN untuk menjadi sukarelawan dalam Tim Tanggap Darurat tersebut.

Tak hanya itu, Feby juga berpesan kepada sukarelawan untuk tetap waspada, menjaga diri, dan bekerja sesuai prosedur.

"Pastikan kita memberikan bantuan serta pelayanan terbaik kepada saudara - saudara kita yang terdampak bencana banjir, dan jangan lupa tetap menjaga diri," tutur Feby.

Menurut Feby, nantinya di lokasi, tim PLN UID Jateng & DIY akan berkolaborasi dan bekerja sama dengan tim PLN dari Jabar dan Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Feby menghimbau kepada masyarakat yang berada di daerah rawan banjir untuk bisa mengantisipasi untuk keamanan listriknya.

Jika wilayahnya mulai tergenang air, masyarakat bisa mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB).

Selanjutnya, cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, serta naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman. Jika aliran listrik di sekitar rumah belum padam, masyarakat bisa segera menghubungi Contact Center 123, aplikasi PLN Mobile atau Kantor PLN Terdekat meminta untuk dipadamkan.

"Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik," tandasnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved