Sepulang Jadi TKW di Malaysia, Istri Gugat Cerai Kemudian Bangunan Rumah Dirobohkan

Heboh pasutri di Trenggalek membuat kesepakatan merobohkan rumah yang memiliki kenangan. Awalnya istri pulang dari TKW di Malaysia gugat cerai

Sepulang Jadi TKW di Malaysia, Istri Gugat Cerai Kemudian Bangunan Rumah Dirobohkan
Facebook
Pasutri Trenggalek robohkan rumah setelah sang istri pulang jadi TKW di Malaysia 

TRIBUNJATENG.COM - Heboh pasangan suami istri (pasutri) di Trenggalek Jawa Timur membuat kesepakatan merobohkan rumah yang memiliki kenangan kebersamaan mereka.

Kesepakatan tersebut bahkan termuat dalam kontrak kesepakatan tertulis bermaterai tentang perobohan rumah di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Diketahui, hal ini bermula saat pihak istri menggungat suaminya sepulang ia menjadi TKW di Malaysia.

Pasangan suami istri di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek memutuskan akan bercerai.

Mereka sepakat, rumah yang selama ini dibangun untuk dirobohkan.

Bahkan, perobohan rumah menggunakan alat berat eskavator.

Rumah itu adalah milik pasangan SS (laki-laki) dan SE (perempuan).

Kepala Desa Tasikmadu Wignyo Handoyo, saat dikonfirmasi, menjelaskan, SE sudah sekitar 10 tahun bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

"Pulang-pulang meminta cerai kepada suaminya," kata Handoyo.

Sang suami yang selama ini hidup di Trenggalek awalnya menolak perceraian itu.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved