Kepala DKK Sragen: Waspadai Demam Berdarah dan Diare di Musim Penghujan!

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen: Waspadai demam berdarah dan diare di musim penghujan!

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen memberikan tanaman bunga lavender kepada warga di Gemolong. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Datangnya musim penghujan membuat masyarakat rentan terserang penyakit.

Terlebih, intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sragen cukup tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kabupaten Sragen, Hargiyanto, menjelaskan, musim penghujan merupakan musim rawan penyakit karena berbagai jenis mikroba serta virus lebih mudah berkembang biak.

"Di musim penghujan ini, ada dua jenis penyakit yang harus diwaspadai masyarakat, yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare," kata Hargi kepada Tribunjateng.com, Rabu (8/1/2019).

Guna mengantisipasi DBD dan diare, Hargi menyampaikan, telah meminta para kader di setiap daerah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau masyarakat untuk secara rutin melaksanakan PSN dengan gerakan 3M-Plus.

Yakni menguras tempat penampungan air, minimal satu kali dalam seminggu; menutup tempat penyimpanan air; dan mengubur barang-barang bekas yang dimungkinkan dapat menampung air," terang Hargi.

Sedangkan Plusnya adalah dengan melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan lain, seperti menggunakan obat nyamuk atau antinyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.

"Musim hujan tahun ini kita harus mewaspadai peningkatan kasus demam berdarah.

Jangan sampai kita terlena seperti tahun kemarin.

Kita sudah sosialisasi PSN, terutama tempat-tempat yang endemis demam berdarah," lanjut Hargi.

Dia menambahkan, tidak hanya tempat endemis saja, tetapi semua tempat juga harus diwaspadai.

"Bagaimana kita melakukan PSN plus menanam tanaman pengusir nyamuk dan tidur pakai kelambu.

Penyakit diare pun diharapkan dapat menurun," pungkasnya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved