Sembari Gendong Cucu, Suyono Berlari Hindari Warung Soto Miliknya - Pohon Asam Roboh di Semarang

Ia nampak gemetar kala melihat besarnya batang pohon yang menimpa bangunan tempat Ia berdagang soto di Pertigaan Simongan Kota Semarang itu.

Sembari Gendong Cucu, Suyono Berlari Hindari Warung Soto Miliknya - Pohon Asam Roboh di Semarang
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Petugas gabungan dari BPBD Kota Semarang dan relawan membersihkan rating pohon asam yang tumbang dan menimpa beberapa bangunan di sekitarnya di Pertigaan Simongan Kota Semarang, Rabu (8/1/2020) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Napas Suyono (58), warga RT 08 RW 06, Kelurahan Panjangan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang ini masih tersengal-sengal saat menceritakan insiden tumbangnya pohon asem berusia ratusan tahun yang menimpa tempatnya berdagang.

Ia nampak gemetar kala melihat besarnya batang pohon yang menimpa bangunan tempat Ia berdagang soto di Pertigaan Simongan Kota Semarang itu.

Sembari menyaksikan tim gabungan BPBD dan relawan memindahkan ranting-ranting pohon tua itu, Suyono masih terbayang kerasnya hantaman batang pohon ke atap bangunan tempat ia mencari nafkah keseharian.

"Kencang sekali suaranya seperti sambaran petir. Padahal tidak ada angin, hanya hujan sedang."

"Namun tiba-tiba pohon itu roboh," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (8/1/2020) malam.

Suyono menuturkan, ia bersama sang cucu sedang melayani pembeli sebelum insiden robohnya pohon asem tua tersebut.

"Padahal sedang ramai-ramainya pembeli."

"Tetapi setelah mendengar dentuman suara keras, saya langsung menggendong cucu, berlari menjauh dari tempat saya berdagang," katanya.

Dilanjutkannya, saat ia berlari, pelanggan Suyono masih asyik menikmati soto buatannya.

"Pelanggan saya tidak sadar kalau pohon besar yang ada di samping warung itu roboh."

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved