25 Pelaku Penganiayaan Masih Buron, Polres Pati Tangani 16 Kasus, Mayoritas Karena Pengaruh Miras

Dalam satu bulan terakhir, Polres Pati sukses mengungkap 16 kasus penganiayaan atau pengeroyokan di wilayah hukumnya.

25 Pelaku Penganiayaan Masih Buron, Polres Pati Tangani 16 Kasus, Mayoritas Karena Pengaruh Miras
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun menyampaikan keterangan terkait pengungkapan kasus pengeroyokan di wilayah hukumnya melalui konferensi pers di Mapolres Pati, Kamis (9/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dalam satu bulan terakhir, Polres Pati sukses mengungkap 16 kasus penganiayaan atau pengeroyokan di wilayah hukumnya.

Dari 16 kasus tersebut, total ada 41 tersangka.

5 di antaranya masih di bawah umur.

Warga Kedungmundu Semarang Ini Cuma Butuh 30 Menit Bobol Mesin ATM dan Larikan Uang Rp 707 Juta

Video Banjir Bandang di Talangsari Semarang

Diperiksa Selama 5 Jam: Inilah Jawaban Putri Sule dan Keterangan Polisi

BREAKING NEWS: Seorang Nelayan Tradisional di Tegal Hilang, Sejak Kamis Belum Ketemu

Sejauh ini, dari keseluruhan tersangka, baru 16 orang yang berhasil diringkus.

Selebihnya masih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pati.

Itu diungkapkan Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Kamis (9/1/2020).

“Banyak di antara pelaku pengeroyokan yang di bawah pengaruh minuman keras (miras)."

"Sehinga mereka ‘hilang kesadaran’ dan terpicu melakukan tindakan yang sifatnya melukai orang lain."

"Bahkan, beberapa di antaranya juga merusak barang milik korban, misalnya sepeda motor,” sebutnya.

AKBP Bambang mengatakan, kebanyakan tempat kejadian kasus pengeroyokan atau penganiayaan tersebut berada di Kecamatan Tayu dan Dukuhseti.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved