Dalam Sehari 3 Pengendara Motor Terjatuh Gara-gara Jalan Berlubang di Kendal

Sudah 3 pengendara motor jatuh dalam semalam, Selasa (7/1/2020), gara jalan berlubang di Kendal. 

KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN
ILUSTRASI - Titik jalan rusak di Jalan Raya Kaliwungu-Boja Kabupaten Kendal, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Seorang warga Karangayu Kendal, Jazuli turut prihatin atas banyaknya jalan berlubang beberapa waktu terakhir di jalan utama Kabupaten Kendal.

Keprihatinannya lantaran hujan mengguyur wilayahnya hampir setiap hari berakibat jalan aspal maupun cor beton berlubang.

Di depan tempat usahanya, tikungan Karangayu tak jauh dari SMPN 1 Cepiring, Jazuli sering melihat lalulalang kendaraan melintasi lubang-lubang.

Beberapa kali ia terkaget dengan suara dentuman kecil akibat benturan roda kendaraan dengan aspal yang berlubang.

Juga saat sepeda motor tersungkur setelah menabrak lubang.

"Kalau posisi kendaraan (sepeda motor) melaju kencang hanya terdengar 'drak' paling sempat oleng setelahnya namun tidak jatuh. Berbeda saat motor mengikuti truk," terangnya kepada Tribun Jateng, Kamis (9/1/2020).

Jazuli menyebutkan sudah 3 pengendara motor jatuh dalam semalam, Selasa (7/1/2020) kemarin malam.

Pengendara tersebut dua di antaranya beriringan di belakang truk dan satu kendaraan kecelakaan tunggal.

Meski saat ini belum ada korban yang mengalami luka serius, Jazuli dibantu warga lain berinisiatif menutup lubang jalan dengan sisa material saat perbaikan sebelumnya.

Hal itu dimaksudkan agar meminimalisasi dampak 'jeglongan' yang bisa saja membahayakan pengguna jalan.

"Pagi harinya, Rabu kami warga menutupnya dengan material sisa aspal. Tidak malsimal sih tapi cukup meminimalisasi saja sambil nunggu perbaikan dari dinas, soalnya lubang cukup dalam mungkin 30 sentimeter," terang Jazuli.

Sementara itu, Ardianto Penanggungjawab Lapangan PU Binamarga, menyampaikan pihalnya secara serentak terhitung Senin (6/1/2020) lalu melakukan penambalan jalan berlubang sepanjang Kaligawe hingga jembatan Sungai Kuto perbatasan Kendal-Batang.

Di wilayah kerjanya sepanjang Kaliwungu hingga Sungai Kuto, ia menyebut ada 20-an titik jalan berlubang.

Terparah berada di depas Pasar Cepiring arah Jakarta dengan panjang lubang mencapai sekitar 3 meter setinggi 20 sentimeter.

Pekerja dari Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah melakukan penambalan jalan berlubang di jalan Pantura Kendal, Kamis (9/1/2020).
Pekerja dari Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah melakukan penambalan jalan berlubang di jalan Pantura Kendal, Kamis (9/1/2020). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

"Paling banyak ke arah Jakarta. Ke arah Semarang sebagian saja di Jalan Arteri Kaliwungu. Sepertinya lebih dari 20 titik yang diperbaharui," terangnya.(Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved