Lewat Aplikasi Tumbasin, Pemkot Semarang Ajak Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional

Hendrar Prihadi mengajak warga Kota Semarang untuk bersama-sama memanfaatkan aplikasi belanja online di pasar tradisional, Tumbasin

Lewat Aplikasi Tumbasin, Pemkot Semarang Ajak Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional
ISTIMEWA
Walikota Semarang berdialog dengan edagang di sela-sela kegiatan jalan sehat di Pasar Peterongan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak warga Kota Semarang untuk bersama-sama memanfaatkan aplikasi belanja online di pasar tradisional, Tumbasin, sebagai alat untuk transaksi dan memesan berbagai macam jenis belanjaan.

Pria yang akrab disapa Hendi ini menyatakan, aplikasi yang merupakan hasil karya pemuda dan mahasiswa Kota Semarang ini, sangat layak untuk menjadi fasilitas penunjang jika warga Kota Semarang tidak sempat untuk pergi ke pasar.

“Hari ini masyarakat bisa langsung download aplikasi tumbasin di google playstore. Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa langsung memilih barang belanjaan yang diinginkan di manapun dan kapan pun,” ungkap Hendi dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (12/1/2020).

Kabar Gembira Pemkot Semarang akan Bangun Jembatan Kaca di Hutan Tinjomoyo, Dijamin Instagramable

Dukung Sektor Perfilman dan Pariwisata, Pemkot Semarang Akan Hadirkan Indiskop

Di Depan Jokowi, Megawati Sebut Hendi Kader Berbakti dari Semarang

Jenderal Iran Ungkap Balas Dendam Paling Setimpal pada AS Atas Pembunuhan Qasem Soleimani

Hendi berharap warga Kota Semarang bisa memanfaatkan aplikasi tumbasin ini secara maksimal.

Apalagi saat ini di musim hujan, tidak semua warga Kota Semarang bisa dengan mudah pergi ke pasar tradisional.

“Malam hari bisa langsung milih, pesan melalui aplikasi. Pagi harinya ada kurir yang langsung mengantar ke rumah,” ujarnya.

Hendi dalam IG-nya juga menyebut sudah ada empat pasar di Kota Semarang yang masuk dalam aplikasi Tumbasin ini.

Keempat pasar itu adalah Pasar Karangayu, Pasar Peterongan, Pasar Pedurungan dan Pasar Bulu.

“Ke depan mungkin akan berkembang dan bertambah menjadi tujuh pasar,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman menjelaskan, kerja sama aplikasi belanja tradisional ini merupakan kerja sama awal antara Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan operator aplikasi tumbasin.

“Kami dalam hal ini memfasilitasi warga Kota Semarang yang menjadi konsumen di Tumbasin supaya berbelanja di pasar tradisional dengan cara modern. Kami memberikan tempat pemesanan belanja ke operator tumbasin dan kurirnya di masing-masing pasar,” jelasnya.

Fravarta juga berharap, dengan adanya sistem belanja tumbasin ini, selain menolong warga Kota Semarang yang tidak bisa bepergian atau keluar rumah, juga semakin memajukan pasar tradisional di Kota Semarang.

Pihaknya berharap dengan adanya kerjasama dengan operator aplikasi tumbasin ini, pasar tradisional di Kota Semarang bisa tetap eksis, nyaman, aman dan bersih.

“Apalagi sekarang ini, semakin banyak pasar-pasar modern berkembang dan menjamur di beberapa tempat di Kota Semarang,” pungkas Fravarta.(*)

Ana Riana Pemeran Rinjani di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Akan Menikah, Ini Tanggapan Mas Pur

Sungkono Tewas Oleh Jebakan Tikus yang Dipasang Sendiri

Bagas Kaffa Kembaran Bagus Kahfi Timnas U-19 Indonesia Tak Mau Main Tarkam, Akhirnya Pilih Futsal

21 Hari Bangkai Mobil Ertiga Tertabrak Kereta Api Belum Dievakuasi, Warga Khawatir Soal Ini

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved