Breaking News:

Pemerintah Kota Semarang Larang Penggunaan Kantung Plastik, Ada Warga Sempat Ngamuk

Pemerintah Kota Semarang melarang penggunaan kantung plastik bagi toko ritel dan makanan sesuai Perwali 27/2019 tentang pengendalian sampah plastik.

tribunjateng/eka yulianti fajlin
Alfamart Sekaran sudah memberlakukan peraturan tidak menyediakan kantong plastik bagi pelanggan. Stiker berupa informasi tidak menyediakan kantong plastik juga sudah dipasang dipintu masuk, Minggu (12/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 27/2019 tentang pengendalian sampah plastik di Kota Semarang sudah berjalan sejak awal Januari 2020.

Dalam perwal tersebut toko ritel dan tempat makan dilarang menyediakan kantong plastik, sedotan, ataupun sterofoam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono mengatakan, pemberlakukan Perwal tersebut sudah dimulai awal tahun ini.

Ayah Korban Teror Rohis SMAN 1 Gemolong Sragen Kesal Sekolah Tak Peduli, Mario: Copot Kepala Sekolah

China Membandel, Jokowi Tinggalkan Natuna, TNI Deteksi dari Pantauan Udara Ada 30 Kapal China

Update Banjir Demak, Kini Meluas ke Lima Desa, Sembilan Sekolah Terpaksa Dilibur

Pesan Internal Antarkaryawan Bocor Tentang 737 Max: Pesawat Ini Dirancang Badut Diawasi Monyet

"Hasil audiensi beberapa waktu lalu, pengusaha minta waktu hingga akhir Desember.

Kemudian, kami sudah memberlakukan mulai 1 Januari kemarin," tutur Sapto, Minggu (12/1/2020).

Dikatakannya, pengawasan sudah mulai berjalan ke sejumlah toko ritel di Kota Semarang.

Dari hasil pengawasan, sejumlah toko sudah memberlakukan peraturan tersebut.

Namun, pihaknya juga masih menjumpai beberapa toko yang menyediakan kantong plastik berbayar.

"Masih ada satu dua yang memberlakukan penyediaan kantong plastik berbayar Rp 200.

Harapan kami itu tidak dilakukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved